Rabu, 15 Agustus 2018 07:30 WIB
pmk

Tekno

Begini Bermedsos yang Baik Menurut Arif Reza Fahlepi

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

BICARA BAIK: Head Corporate Communication FIFGROUP Arif Reza Fahlepi saat jadi pembicara di acara Seminar Nasional Media Sosial dan Internet dengan tema ’Peran Pemuda dan Mahasiswa sebagai Lokomotif’ di Warung Serpong, BSD, Tangerang Selatan, Selasa (8/5). Foto: wahyu sakti awan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah pengguna media sosial terbesar di dunia. Pengguna Facebook, Twitter, Instagram dan lain-lain menempati porsi yang cukup besar dari keseluruhan pengguna media sosial tersebut.

”Perkembangan media sosial di Indonesia sudah sangat pesat.  Perilaku dan keseharian kita sudah tidak bisa lepas lagi dari media sosial. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi,” kata Head Corporate Communication FIFGROUP Arif Reza Fahlepi di acara Seminar Nasional Media Sosial dan Internet dengan tema ’Peran Pemuda dan Mahasiswa sebagai Lokomotif’ di Warung Serpong, BSD, Tangerang Selatan, Selasa (8/5).

Menurutnya, seseorang harus bijak dalam menggunakan media sosial. Banyak hal yang harus diperhatikan agar ber-media sosial menjadi sehat, baik, dan membawa dampak positif.

”Yang mungkin perlu kita perhatikan adalah prinsip kehati-hatian ketika men-share informasi pribadi ke publik atau pihak tertentu. Pastikan penerima informasi yang dituju adalah pihak-pihak yang bertanggungjawab,” kata jebolan Fakultas Sastra Universitas Padjajaran itu.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan etika/norma saat berinteraksi dengan siapapun di media sosial. Itu karena, katanya, yang di-posting di media sosial dapat dilihat oleh khalayak ramai.

”Hati-hati terhadap akun-akun yang tidak anda kenal, karena tidak ada jaminan akun tersebut adalah akun yang dapat dipertanggungjawabkan. Lalu, pastikan juga, apa yang akan anda posting adalah hal yang tidak mengandung unsur SARA,” pesannya.

Reza juga mengingatkan, setiap postingan hendaknya mencantumkan sumber konten, misalnya quotes atau sejenisnya. ”Sebaiknya jangan me-repost yang belum jelas sumbernya. Ini berbahaya,” katanya.

”Yang terpenting, manfaatkan media sosial untuk menunjang pengembangan diri,  menunjang produktivitas, membangun jaringan yang nantinya dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Misalnya untuk menjalin rekan bisnis, mencari informasi penting dan lain sebagainya,” paparnya.

Selain Reza, seminar itu juga menghadirkan pengamat media sosial Mushasi El Rahman, Ketua Presidium Nasional 98 Muhamad Sofyan, Anggota DPRD Banten Ananta Wahana, dan Ketua Forum Jurnalis Jakarta Achmad Yuslizar. (wsa) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #arif-reza-fahlepi #fifgroup #media-sosial 

Berita Terkait

IKLAN