Rabu, 19 September 2018 02:40 WIB
pmk

Indobisnis

Bekasi Fajar Industrial Estate Bagi Dividen Rp. 96,4 Miliar

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk  menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Kantor Kawasan MM2100 Bekasi, Rabu (9/5). Hasil RUPS salah satunya adalah disetujuinya pembagian dividen tunai sebesar Rp 96.4 miliar atau Rp 10 per lembar saham. Dividen payout ratio menjadi 20 persen. Angka ini  meningkat dari  tahun sebelumnya 9,5 persen atau Rp 3,43 per lembar saham. 

Selama tahun 2017, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk meraih penjualan tanah industri seluas 42,2ha melebihi target sebesar 30-40 hektar. Untuk tahun 2018, Perseroan menaikkan target penjualan tanah industri menjadi 35-45 hektar dengan target harga rata-rata penjualan Rp 2,6juta-3,2juta/m2. Sampai dengan kuartal 1 2018, Perusahaan telah membukukan 4,4 hektar penjualan tanah dan memililiki pipeline sebanyak 79,6hektar.

Dari sisi keuangan, di tahun 2017, Perusahaan telah mencapai penjualan sebesar Rp 1,006 triliun. 

Untuk tahun 2018, Perusahaan menargetkan kenaikan penjualan 10-15 persen dengan tetap mempertahankan marjin-marjin keuntungan EBITDA min. 60 persen dan Net margin 40-50 persen. Kuartal 1 2018, Perusahaan meningkatkan penjualan menjadi Rp 211miliar (naik 14 persen dibandingkan Kuartal 1 2017), EBITDA Rp 130miliar (naik 24 persen disbanding kuartal 1 2017), dan laba bersih naik 12 persen menjadi Rp 94 miliar. 

Strategi Perusahaan adalah tetap focus pada pengembangan kawasan industri MM2100 terutama dengan meningkatnya nilai strategis lokasi kawasan industri dari pembangunan infrastruktur di Bekasi dan sekitarnya seperti JORR II Cibitung  - Cilincing, tol layang Jakarta-Cikampek, rencana pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Selatan, proyek perluasan Tanjung Priok dan pembangunan Pelabuhan Patimban.

Perseoran juga melakukan pengembangan bisnis untuk mendukung aktivitas di kawasan industri dengan Hotel Enso (hotel bisnis bintang 4) yang telah launching sejak November 2017 lalu, pembangunan BeFa Square yang akan beroperasi pertengahan tahun, pembangunan Waste Water Treatment Plant (selesai 2019), optimalisasi sarana pendukung industri dengan penyewaan Standard Factory Building dan Modern Logistic Center.

Direktur Utama Yoshihiro Kobi menjelaskan, perubahan logo perusahaan menjadi BeFa Industrial Estate. ”Logo ini berasal dari huruf kanji Jepang (‘hi’) yang berwarna biru, berarti fajar atau awal dari hari atau matahari menandakan era baru dari arah dan strategi perusahaan untuk mengembangkan kawasan industri di luar Bekasi selain tetap mempertahankan keunggulan Perusahaan di kawasan industri MM2100 yang telah berdiri,” katanya. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bekasi-fajar-industrial-estate 

Berita Terkait

IKLAN