Senin, 16 Juli 2018 11:56 WIB
bjb juli

Nasional

Baku Tembak di Cianjur, Empat Terduga Teroris Mati

Redaktur: Redjo Prahananda

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Minggu (13/5). (Yudha Krastawan)

INDOPOS.CO.ID - Empat terduga teroris terpaksa dilumpuhkan oleh timah panas oleh Densus 88 Antiteror Polri di Terminal Pasar Hayam, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa barat, Minggu (13/5) dinihari. 

Soalnya, mereka diduga telah melakukan penyerangan saat hendak diamankan petugas tersebut. Keempat orang ini di antaranya berinisial BBN, DCN, AR dan HA.

Kejadian ini berawal saat petugas tersebut mendapatkan informasi dari intelijen mengenai keberadaan mereka di Sukabumi, Jawa Barat. Saat itu, mereka dikabarkan sedang mengendarai sebuah mobil merek Honda Brio, dengan nomor polisi F 1614 UZ.

Mendapati informasi tersebut, petugas lantas langsung membuntuti mereka dari belakang.

"Saat di Cianjur, terduga telah mengetahui kalau petugas membuntutinya dari belakang. Lalu mereka berupaya melarikan diri menghindari kejaran petugas," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Minggu (13/5). Saat itu, mereka berusaha lari ke Pasar Hayam, Kecamatan Cikalu, Kabupaten Cianjur.

Lantas, petugas yang tidak mau target buruannya lepas, langsung berupaya melakukan pengejaran dan pengepungan. Sayangnya setelah dikepung, keempat orang ini bukannya menyerah, mereka malah mengacungkan senjata api miliknya dan meletuskannya ke arah petugas. 

Beruntung, peluru yang mereka muntahkan itu hanya mengenai kendaraan petugas. 
"Tetapi karena di bawah tekanan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas yang terukur (menembak mati)," jelas Setyo. 

Setelah ambruk, kata Setyo, keempatnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari tangan mereka petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya, dua buah senjata api jenis revolver beserta amunisinya beserta identitas mereka.(ydh)


TOPIK BERITA TERKAIT: #teroris 

Berita Terkait

IKLAN