Minggu, 23 September 2018 04:05 WIB
pmk

Fokus

Bom Rakitan Meledak di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID – Masih gempar negara ini akibat pemboman serentak di tiga gereja di Surabaya yang menewaskan setidaknya 13 oran termasuk 6 pelaku. Kali ini terjadi ledakan yang diduga berasal dari ledakan bom di Sidoarjo Jawa Timur.

Dari informasi yang diperoleh, bom meledak Minggu malam (13/5) sekitar pukul 20.30 dari sebuah unit  kamar di Rusunawa Wonocolo Blok B Nomor 3 lantai 5 Jalan Bebekan Sel Sepanjang Sidoarjo Jawa Timur.  Lokasi Rusunawa tersebut berada tak jauh di belakang Polsek Taman Sidoarjo Jawa Timur.

Diketahui pula unit kamar tersebut dihuni satu keluarga terdiri dari seorang bapak dengan dua anak masih kecil. Beberapa penghuni warga menyebutkan kalau kepala keluarga di lokasi kejadian tewas, dua anak mereka sekarat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Namun Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung meski mengatakan ada kejadian bom meledak di rusunawa itu. Namun dia belum bisa memberikan keterangan karena belum tiba di lokasi kejadian. Namun diduga ledakan berasal dari bom rakitan di salah satu unit rusunawa tersebut. 

”Diduga ledakan berasal dari bom rakitan di salah satu kamar di rusunawa itu. Infonya satu orang di kamar itu yang meninggal,” tandas Frans.

Menurut Frans, aparat Polsek Taman dan Polres Sidoarjo tiba di lokasi menemukan satu tas ransel berisi bom rakitan. Namun tas ransel tersebut diabaikan oleh aparat polsek, karena menunggu tim Jihandak Brimob . Tim itu bertugas  mengamankan bom rakitan tersebut.

Salah seorang penghuni rusun, Puguh menyebutkan kalau dia sempat melihat bapak dengan dua anak masih kecil tergeletak di dalam kamar rusun  setelah terjadi ledakan. 


”Dampak ledakan hanya di kamar mereka (pelaku) itu saja. Tapi kamibsemua langsung diminta meninggalkan lokasi rusun. Mungkin bapak mereka meninggal,” ujarnya.

Menurut Desi salah satu penghuni rusun menerangkan, begitu aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian,  tiga orang langsung dievakuasi menggunakan mobil pick up ke RS Siti Khodijah Sidoarjo. ”Bapak dengan satu anak laki dan satu anak perempuan,” tandas Desi.(ind) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bom-gereja-gpps-arjuno #bom-gereja-santa-maria #bom-gereja-surabaya 

Berita Terkait

IKLAN