Minggu, 23 September 2018 03:39 WIB
pmk

Fokus

Pemerintah Segera Tuntaskan RUU Anti Terorisme Tanpa Perppu

Redaktur: Juni Armanto

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah berjanji segera menyelesaikan RUU Anti-Terorisme. ”Masyarakat jangan takut. Saya sudah berkoordinasi agar revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Anti-terorisme, Red) segera diselesaikan,” ujar Menteri Hukum dan HAM (Menkum dan HAM) Yasonna Laoly di saat hadir di Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (13/5).

Dikatakan Yasonna, RUU Anti-Terorisme sudah tertunda hingga 1,5 tahun. Dengan adanya peristiwa ledakan bom di Surabaya itu dia mendorong agar revisi UU tersebut bisa dipercepat. ”Yang dulu diajukan pada waktu peristiwa Thamrin, sesudah peristiwa Thamrin kami ajukan revisi, sekarang nyangkut. Makanya saya katakan ini harus dituntaskan,” tegasnya.

Dia mengaku sudah menyampaikan soal ini ke sejumlah rekannya sesama menteri. ”Saya katakan pemerintah harus satu sikap. Ini harus segera diselesaikan. Pokoknya definisinya sesuai dengan yang sudah disepakati,” sambung Yasonna.

Diprediksikannya RUU itu bisa selesai dalam waktu cepat, tanpa harus membuat Perppu. ”Seharusnya beberapa waktu lalu sudah, hanya sedikit perbedaan pendapat. Maka dari itu, dengan perisitiwa ini kami tak bisa membiarkan terjadi lagi,” ulasnya.

Dalam RUU itu nantinya, kata Yasonna, juga akan diatur santunan kepara korban ledakan bom. ”Itu terdapat nanti di revisi undang-undang terorisme yang nanti akan diusulkan,” imbuhnya. (e/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bom-gereja-gpps-arjuno #bom-gereja-santa-maria #bom-gereja-surabaya 

Berita Terkait

IKLAN