Sabtu, 22 September 2018 12:28 WIB
pmk

Liga Champions

Jelang Final Liga Champions, Zidane Galau

Redaktur:

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Foto: INT

INDOPOS.CO.ID - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane memang puas dengan kemenangan atas Celta Vigo kemarin.  Namun, kemenangan setengah lusin gol di Santiago Bernabeu Minggu dini hari (13/5) juga menyisakan kegalauan.  Zizou-sapaan Zidane-kini pusing memilih siapa yang bakal menjadi starter untuk final Liga Champions melawan Liverpool (27/5) mendatang.

Zizou memang sengaja melakukan rotasi pada laga di jornada ke-37 kemarin. Komposisi pemainnya jauh berbeda jika dibandingkan laga melawan Sevilla di jornada sebelumnya.   Minus Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos dan Dani Carvajal, Zizou pun menjajal Gareth Bale, Karim Benzema dan Isco sebagai tukang gedor.  Lalu, Achraf Hakimi ditempatkan sebagai bek kanan.

Nah, rotasi inilah yang membuat Zizou dilematis. Sebab, Bale, Isco dan Hakimi punya kontribusi atas kemenangan enam gol tanpa balas atas Celta. Bale misalnya.  Dia berhasil melesakkan dua gol pada menit ke-13' dan 30'.  Isco dan Hakimi sama-sama menyumbang satu gol (menit ke-32' dan 52').  Toni Kroos menyumbang satu gol (84'), dan satu gol lainnya lahir melalui bunuh diri Sergi Gomez (81'). ''Memang menjadi lebih baik bila semua pemain tune in.  Konsekuensinya, kini saya bingung memilih pemain (starter, Red) untuk final (Liga Champions, Red),'' kata Zizou kepada Marca.

Welsh Wizard (julukan Bale) menjadi sorotan.  Zizou lega lantaran Bale sudah keluar dari periode sulitnya. Ini ditunjukkan lewat kontribusi tiga gol dalam dua laga terakhirnya sebagai starter.  Ya, sebelum membombardir gawang Celta, Bale sebelumnya sudah menjebol gawang Barcelona di el clasico (7/5).  ''Saya senang dengan performanya (Bale, Red). Namun, yang lebih penting adalah semua pemain sedang dalam kondisi tempur saat ini dan bisa memberikan yang terbaik,'' ujar Zizou.

Lalu, bagaimana komposisi Real pada laga di jornada terakhir melawan Villarreal (19/5) mendatang ? Zizou belum bisa memastikannya. ''Kuncinya adalah, seluruh pemain tampil dalam form terbaiknya.  Kami masih punya satu laga sebelum final Liga Champions, dan kami harus mempertahankan permainan seperti ini. Di Kiev (host final Liga Champions), saya akan membawa 24 pemain,'' jelasnya.

Laga kemarin juga menjadi hari yang istimewa bagi Marcelo. Bek timnas Brasil tersebut tepat merayakan ulang tahun yang ke-30 dan dibarengi dengan penampilan ke-450 bersama Los Merengues. Bersama Sergio Ramos, Marcelo menjadi pemain sudah membela Real lebih lebih dari 10 tahun. Sebagaimana diketahui, Marcelo bergabung ke Real pada 2007 dari Fluminense. Sedangkan Ramos pindah ke Real dari Sevilla pada 2005.

''Saya merasa terhormat bisa bermain untuk tim terbaik di dunia dan memberikan yang terbaik bagi jersey klub ini,'' kata Marcelo. ''Kami memang menyiapkan yang terbaik jelang final (Liga Champions, Red). Namun, kami masih memiliki sisa laga melawan Villarreal dan hasil di laga itu bisa jadi modal bagus bagi kami ke Kiev,'' sambungnya. (io/bas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-champions #real-madrid 

Berita Terkait

Morata Bisa Ikuti Idolanya

Liga Champions

Penggoda Hati Sarri

Liga Champions

Jamu Roma, Madrid Tunggu Teka-teki Lopetegui

Liga Champions

Jamu Roma, Madrid Tunggu Teka-teki Lopetegui

Liga Champions

Barca-Madrid Harus Sapu Bersih meski Rotasi

Total Football

IKLAN