Rabu, 18 Juli 2018 09:43 WIB
BJB JULI V 2

Headline

Broadcast Hoax Menyebar, Ini Kata Polisi

Redaktur: Riznal Faisal

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

INDOPOS.CO.ID – Polisi meminta seluruh masyarakat jangan mudah mempercayai pesan-pesan yang disebarkan secara massif dan berantai. Sebab, dalam situasi seperti ini tak tertutup kemungkinan ada pihak-pihak yang ingin memperkeruh suasana.

”Kami mengimbau teman-teman media ikut serta memberikan pencerahan, dan pemberitahuan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/5), menanggapi banyaknya broadcast berisi berita bohong alias hoax yang meluncur ke tengah masyarakat.

Hoax mulai marak bermunculan sejak peristiwa pemboman tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.

Dia meminta masyarakat mengecek kebenaran sebuah informasi yang diperoleh dari broadcast dengan cara mengonfirmasi langsung ke kantor polisi terdekat. ”Jadi kalau menerima broadcast maka langsung saja dikonfirmasi langsung ke polisi benar atau tidak,” tandasnya.

Sempat tersebar broadcast yang berisi ancaman pemboman Gereja Santa Anna di Duren Sawit Jakarta Timur.

”Jadi setelah dilakukan sterilisasi oleh tim Jibom (penjinak bom), kami telusuri seluruh ruangan, termasuk di samping kiri kanan gereja, depan gereja, belakang gereja. Ternyata tidak ditemukan barang yang dicurigai. Sekali lagi tidak ditemukan barang yang dicurigai. Jadi sama sekali tidak betul informasi itu terkait gereja di Duren Sawit itu,” tandas Argo.

Sebelumnya sempat pula beredar broadcast berisi hoax yang menyebutkan segenap anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah bersumpah akan melakukan aksi bom bunuh diri sebagai upaya balas dendam atas pembubaran organisasinya. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bom-gereja-gpps-arjuno #bom-gereja-santa-maria #bom-gereja-surabaya #bom-di-mapolrestabes-surabaya #teror-bom #terorisme 

Berita Terkait

IKLAN