Selasa, 20 November 2018 05:49 WIB
pmk

Nasional

Fraksi PKB Desak Pemerintah dan Dewan Kompak Soal RUU Terorisme

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Pimpinan Fraksi PKB DPR RI mengutuk keras tindakan biadab pengeboman tiga gereja di Surabaya,  di Sidoarjo, dan terkini di depan Polrestabes Surabaya (14/5).

"Jelas itu adalah aksi biadab , kami atas nama Fraksi PKB mengutuk aksi tidak berprikemanusiaan itu," ungkap Pimpinan FPKB DPR RI ,Cucun Ahmad Syamsulrijal.

Kepada keluarga korban pengeboman, Cucun menyampaikan bela sungkawa sedalamnya. Terkait Rancangan Undang-undang Teroris, Fraksi PKB sejak awal paling getol mengawal pencegahan dan penindakan terorisme.

Fraksi PKB mendesak pemerintah agar menyelesaikan perbedaan pendapat di level penerintah sendiri antara TNI dan Polri. DPR dan Pemerintah serius menuntaskan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme).

”Payung hukum ini yang sangat penting untuk mencegah kasus-kasus terorisme, karna UU terorisme sekarang sifatnya responsif, jika para teroris belum bertindak tidak bisa ditangkap," ungkap Cucun.

Fraksi PKB menurutnya juga mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.

Dikatakan, gerakan terorisme sudah semakin sedemikian merajalela. Maka diperlukan penanganan khusus yang lebih intensif dari berbagai pihak, utamanya negara melalui keamanan.

”Kita percayakan kepada aparat kepolisian bersama jajaran untuk merespon tuntas tragedi ini, sekaligus memberikan rasa aman kepada warga negara terlebih jelang ramadhan dan penyelenggaraan Pilkada serentak ada Asian Games 2018," dia menandaskan. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ruu-terorisme #terorisme #pkb 

Berita Terkait

Merah Putih di Bendera PKB Dipersoalkan

Headline

Tangkal Aliran Dana Kelompok Teroris

Nasional

Bom Jatuh, Terduga Teroris Dilumpuhkan

Headline

Empat Napiter Tewas di Nusakambangan

Nasional

Serangan dari Dalam Iran, 25 Orang Tewas, 70 Luka-Luka

Internasional

PKB Sebut Keberpihakan Negara Kecil ke Pasantren

Nasional

IKLAN