Rabu, 21 November 2018 01:16 WIB
pmk

Nasional

Tangkal Teror, IMLOW: Pengawasan Pelabuhan dan Bandara Wajib Diperketat

Redaktur: Syaripudin

Achmad Ridwan Tento

INDOPOS.CO.ID - Indonesia Maritime, Logistic and Transportation Watch (IMLOW) menyatakan maraknya teror bom, aspek pengawasan terhadap objek vital harus diperketat. Seperti kegiatan ekonomi di Pelabuhan dan Bandar Udara.

Sekretaris Jenderal IMLOW Achmad Ridwan Tento mengatakan, adanya aksi terorisme yang terjadi dalam kurun waktu 25 jam berturut-turut di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu dan Senin kemarin, dikhawatirkan bisa mengganggu perekonomian dan investor yang ingin berinvestasi di Indonesia.

Menurutnya, pelabuhan dan bandara merupakan salah satu objek vital perputaran kegiatan ekonomi suatu negara. "Jangan abaikan aspek keselamatan dan pengawasan. Hal itu justru harus lebih ditingkatkan lagi untuk memberikan kenyamanan bagi semua pihak," ujar Ridwan, Selasa (15/5)

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Kemaritiman Asosiasi Profesor Doktor Hukum Indonesia ( APDHI ) menambahkan, pelabuhan yang melayani kegiatan pengapalan kargo dan ekspor impor sudah diberlakukan aturan keselamatan kapal dan barang.

Hal itu sesuai regulasi international maritime organization (IMO) melalui implementasi aturan International Ship and Port Facility Security Code (ISPS). "Marilah bersama kita jaga sarana vital pelabuhan dan bandara di Indonesia. Jangan sedikitpun kasih ruang bagi aksi terorisme," tegas Ridwan.

Lebih lanjut ia mengatakan, pebisnis di Pelabuhan Tanjung Priok sudah banyak menerima telepon dari rekan bisnis dari luar negeri paska ledakan bom di Surabaya. Mereka berharap penegak hukum segera menghentikan aksi teror tersebut.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, aksi teror dalam bentuk apapun telah mengoyak rasa kemanusiaan. Aksi teror adalah perbuatan keji dan sebuah kebiadaban.

"Serta tak dibenarkan dalam sudut pandang agama manapun," ujarnya.

Karenanya, lanjut Ridwan, IMLOW mendorong pihak berwenang untuk mengusut dan menyelesaikan masalah ini serta mengumumkannya kepada publik. "Say no to bom whatvever the reason. Mari bergandengan tangan menuju perdamaian Indonesia," pungkasnya. (dai)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #imlow #terorisme #teror-bom 

Berita Terkait

Tangkal Aliran Dana Kelompok Teroris

Nasional

FBI Lacak Pengirim Paket Bom

Internasional

Bom Jatuh, Terduga Teroris Dilumpuhkan

Headline

Empat Napiter Tewas di Nusakambangan

Nasional

Serangan dari Dalam Iran, 25 Orang Tewas, 70 Luka-Luka

Internasional

IKLAN