IDI: Kasus Campak dan Gizi Buruk di Asmat Jadi Pembelajaran

INDOPOS.CO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof dr Ilham Oetama Marsis SpOG menyebutkan kasus campak dan gizi buruk yang melanda Kabupaten Asmat, Papua beberapa waktu lalu bisa menjadi pembelajaran dalam penanganan kesehatan kedepannya.

Tidak ada yang bisa saling menyalahkan dalam kasus tersebut, baik pemerintah pusat, daerah, hingga lambannya penanganan oleh tim kesehatan. Ke depan, perlu ada upaya agar kasus tersebut tidak lagi terulang.

“Bukan cuma di Asmat, tapi semua daerah di Indonesia. Langkah antisipatif, cepat, perlu dikedepankan,” katanya di Jakarta, Selasa (15/5). Apalagi, katanya juga, masih cukup banyak daerah selain Asmat yang perlu perhatian dalam bidang kesehatan, terutama yang berada di wilayah pedalaman.

Jangan sampai akibat kurang perhatian, kasus luar biasa (KLB) pada penyakit tertentu terjadi lagi. “Saya pikir tidak hanya di Asmat, tapi banyak daerah lain. Faktor pelayanan kesehatan selalu jadi keluhan, dan inilah yang harus kita jawab,” bebernya. (sho)

 

Komentar telah ditutup.