Jumat, 21 September 2018 07:22 WIB
pmk

Nasional

Atasi Sengketa Tanah, ATR/BPN Selesaikan 1.650 Sertipikat Tanah di Gorontalo

Redaktur: Ali Rahman

INDOPOS.CO.ID - Permasalahan sengketa tanah di masyarakat Kota Gorontalo kerap terjadi karena banyak tanah warisan yang belum terbagi kepada para ahli waris dan hal tersebut umumnya disebabkan karena banyak dari para ahli waris di Gorontalo adalah perantau yang merantau keluar kota, sehingga tidak mempunyai waktu untuk mengurus tanah warisanya.

Sebelumnya, di tahun 2016 Pendaftaran Tanah dilaksanakan dengan cara sporadis yang memetakan tanah masyarakat secara parsial, kemudian di tahun 2017 dirumuskan program yang dapat memenuhi dan mempermudah kebutuhan masyarakat Gorontalo, agar tercapaianya pengurangan sengketa tanah dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Nama program yang diusung yakni Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui program PTSL telah menyelesaikan serta membagikan langsung sertipikat tanah kepada 1.650 masyarakat penerima sertipikat di Gedung Grand Palace Convention Center Kota Gorontalo, Senin (14/5).

Dalam acara tersebut, Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil berpesan kepada para penerima bahwa sertipikat yang diterimanya merupakan bukti hak atas tanah dan apabila ingin meningkatkan modal usaha, dapat diagunkan sertipikatnya ke bank. "Kenapa sengketa itu banyak? Karena banyak yang belum punya sertipikat, sertipikat ini adalah bukti hak milik; jelas batasnya, jelas luasnya," ujar dia.

Pembagian sertipikat tanah serentak kepada rakyat di Provinsi Gorontalo oleh Menteri ATR/Kepala BPN kepada 1.650 penerima sertipikat merupakan hasil program strategis tahun 2017, jumlah tersebut bagian dari 22.615 sertipikat yang akan diserahkan dan setelah acara ini akan diserahkan sejumlah 20.965 sertipikat.

Pada tahun 2018 Provinsi Gorontalo menargetkan Program PTSL dengan bidang tanah terukur sebanyak 55.000 bidang, dari target tersebut akan disertipikatkan sebanyak 35.000 bidang yang tersebar di 5 (lima) Kabupaten, yaitu Kab. Gorontalo, Kab. Boalemo, Kab. Pohuwato, Kab. Bone Bolango, Kab. Gorontalo Utara

Turut mendampingi kunjungan bersama Menteri ATR/Kepala BPN, hadir Dirjen Penataan Agraria, Muhamad Ichsan, Gubernur Provinsi Gorontalo Ruslie Habibie, dan Kakanwil BPN Provinsi Gorontalo Kintot Eko Baskoro. (*/atr)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sertipikat-tanah #kementerian-atrbpn #atasi-sengketa-tanah 

Berita Terkait

IKLAN