Senin, 15 Oktober 2018 06:25 WIB
pmk

Jakarta Raya

Almarhum Ketua RW Wariskan Santunan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Rp 24 Juta

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID — Manfaat program perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perangkat kemasyarakatan (RT,RW, LMK, FKDM, kader jumantik, dsb) terus bisa dirasakan. Kali ini ahli waris Ketua RW 01 Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan menerima santunan klaim santunan program Jaminan Kematian (JKM) seniali Rp 24 juta.

Almarhum adalah Mohamad Soheh, yang terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek sejak Desember 2017. Penyerahan santunan oleh Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi kepada ahli waris, di Kantor Pemkot Jakarta Selatan, Selasa (15/5). Hadir pula para pejabat Pemkot Jakarta Selatan antaralain Kepala SKPD, camat, dan lurah seluruh Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut Tri Kurniadi mengimbau kepada seluruh camat dan lurah untuk mendorong kepesertaan program jaminan sosial bagi ketengakerjaan perangkat kemasyarakatan yang belum mendaftar. ”Ini menjadi bukti nyata. Dengan iuran yang terbilang kecil peserta dapat merasakan manfaatnya yang begitu besar bagi peserta atau ahli waris,”ujar Tri Kurniadi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan sudah bekerja sama dengan bank DKI untuk mempermudah dalam proses pembayaran iuran bagi peserta. Sehingga diharapkan tidak ada lagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih menunggak iuran. ”Ddiharapkan iuran dapat berjalan secara berkelanjutan agar hak perlindungan peserta tidak hilang,” ujar Tri Kurniadi.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Menara Jamsostek Agoes Masrawi mengatakan, penyampaian santunan klaim tersebut merupakan tanggung jawab pihaknya kepada seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan. ”Santunan ini menjadi tugas kami yang wajib dipenuhi sebagai tanggung jawab kepada peserta ataupun ahli waris. Semoga santunan ini bisa bermanfaat untuk membantu kelangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Sesuai dengan amanah undang-undang, BPJS Ketenagakerjaan bertugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia. Yakni, melalui empat program yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP), dan jaminan kematian (JKM).

Agoes Masrawi juga mengimbau agar seluruh perangkat kemasyarakatan terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena musibah kecelakaan kerja tidak tahu kapan datangnya. ”Dengan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan risiko sosial akan lebih ringan dengan adanya manfaat program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,” cetusnya.(dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan 

Berita Terkait

IKLAN