Senin, 15 Oktober 2018 06:00 WIB
pmk

Headline

Istri Gus Dur hingga Para Tokoh Agama Deklarasikan Gerakan Warga Lawan Terorisme

Redaktur: Syaripudin

KAMI TIDAK TAKUT-Penyanyi religi Hadad Alwi berbicara saat deklarasi Gerakan Warga Lawan Terorisme. Foto: Jaa Rizka Pradana/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Puluhan ormas, lembaga, tokoh lintas agama dan iman, pekerja seni budaya serta masyarakat umum mendeklarasikan gerakan ’Warga Lawan Terorisme’. Deklarasi ini dihelat di Rumah Pergerakan Griya Gus Dur, Jalan Taman Amir Hamzah, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Beberapa perwakilan yang hadir dalam deklarasi ini antara lain istri Presiden ke-4 Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Saparinah Sadli, Musdah Mulia, Hendardi, Henny Supolo serta Hadad Alwi. Dari perwakilan tokoh agama lintas-iman hadir pengurus MUI, PGI, KWI serta perwakilan umat Budha, Hindu, Konghucu serta Pengkhayat Kepercayaan.

Kemudian para tokoh agama tersebut mendoakan 31 korban tewas dan puluhan orang luka-luka dalam serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo, Minggu (13/5).

Sementara itu, Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan gerakan ini merupakan gerakan moral yang dilakukan warga masyarakat.

”Kami ingin memperlihatkan bahwa kami tidak takut. kami mengajak masyarakat umum untuk tidak takut terhadap teror ini. Teror tidak bisa menguasai kita," tukasnya.

Diketahui, tragedi kemanusiaan yang dimulai dari kerusuhan Lapas Salemba cabang Mako Brimob hingga bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo telah membuat puluhan warga meregang nyawa. Aparat Kepolisian pun menetapkan Siaga 1 atas insiden teror yang terjadi berurutan tersebut. (jaa)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #gerakan-warga-lawan-terorisme #terorisme #teror-bom 

Berita Terkait

Empat Napiter Tewas di Nusakambangan

Nasional

Serangan dari Dalam Iran, 25 Orang Tewas, 70 Luka-Luka

Internasional

Bom Bunuh Diri Tewaskan 68 Orang

Internasional

IKLAN