Senin, 24 September 2018 10:54 WIB
pmk

Ekonomi

Defisit Lagi, Pelemahan Rupiah Belum Bisa Dongkrak Ekspor

Redaktur: Syaripudin

TINGKATKAN EKSPOR-Kepala BPS Suhariyanto memberikan keterangan kepada wartawan terkait nilai impor dan ekspor selama Januari-April 2018. Foto///deri ahirianto/indopos

INDOPOS.CO.ID - Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat harus dioptimalkan menggenjot nilai ekspor. Sayangnya hal itu masih belum bisa dilakukan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) nilai Neraca Perdagangan Indonesia pada April 2018 mengalami defisit USD 1,63 miliar.

Hal itu terutama disebabkan defisit impor migas sebesar USD 1,13 miliar.  Apalagi harga migas juga cenderung mengalami kenaikan perbarelnya.  "April 2018, kita defisit lagi, karena impor yang tinggi. Sebelumnya pada Januari dan Febuari 2018 juga defisit.  Maret 2018 sempat surplus," ujar Kepala BPS Suhariyanto, di kantornya, Selasa (15/5).

Ia menambahkan selama periode Januari hingga April 2018, neraca perdagangan Indonesia defisit sebesar

USD 1,31 miliar. Adapun nilai ekspor selama April 2018 sebesar USD 14,47 miliar. Sedangkan pada periode Januari sampai April 2018, nilai ekspor mencapai, USD 58,74 miliar.

Adapun nilai impor Indonesia pada April 2018 mencapai USD 16,09 miliar. "Nilai impor April 2018  naik 11,28 persen dibanding bulan Maret. Kenaikan impor yang lumayan tinggi karena di migas dan non migas," jelas Suhariyanto. Impor migas pada April 2018 mencapai USD 2,32 miliar. Sedangkan impor non migas USD 13,77 miliar.

Adapun nilai impor sejak Januari sampai April 2018 sebesar USD 60,05 miliar. Meningkat 23,65 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Terkait defisit tersebut Suhariyanto mengatakan, harusnya ekspor bisa dipacu.

"Dengan pelemahan rupiah itu secara teoritis harusnya  bisa digunakan untuk meningkatkan ekspor. Namun struktur ekspor kita masih berbasis komoditas. Juga masih dipengaruhi situasi perdagangan dunia yang masih tidak menentu. Negara tujuan ekspor masih menunda impornya," pungkasnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pelemahan-rupiah #bps 

Berita Terkait

Saving Rendah karena Ada Kebocoran

Headline

Jokowi Harus Jujur soal Kegagalan Ekonomi

Headline

Rupiah Mulai Menguat, Butuh Kritik Mahasiswa

Headline

Senjata Pamungkas Jokowi-Ma’ruf

Headline

IKLAN