Senin, 23 Juli 2018 08:30 WIB
BJB JULI V 2

News in Depth

Update Jalur Mudik 2018, Sibuk Kejar Deadline

Redaktur:

UTAMAKAN KENYAMANAN-Jalur tol Trans Jawa terus dikebut pengerjaannya, sehingga siap dilintasi pemudik. Foto: DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan kesiapan infrastruktur jalan menghadapi arus mudik tahun ini. Saat ini, pihaknya tengah melakukan perbaikan Jembatan Cincin Lama yang berada di Jalur Pantura Jawa dan ditargetkan selesai H-10 sebelum musim mudik Lebaran. "Jalur Pantai Selatan Jawa kondisinya baik. Sementara untuk jalan tol tidak ada lagi jalur darurat," ujar Basuki.

Menurutnya, untuk jalan tol Jakarta hingga Surabaya, jalan tol yang dioperasikan sepanjang 524 km dan fungsional sepanjang 234 km. Jalan tol Jakarta hingga Pemalang (324,55 km) sudah beroperasi, Pemalang-Semarang (108,2 km) bisa dilalui fungsional dimana pada ruas ini terdapat Jembatan Kali Kuto yang ditargetkan selesai H-7. 

Selanjutnya, jelas dia, ruas Semarang-Salatiga (40,40 km) statusnya sudah operasional, Salatiga-Solo (32,54 km) fungsional, Solo-Sragen (35,2 km) sudah siap diresmikan dan ruas Sragen-Ngawi (55,05 km) fungsional. 

Untuk Tol Ngawi Kertosono ruas Ngawi-Wilangan (47,95 km) sudah diresmikan 29 Maret 2018 lalu oleh Presiden Joko Widodo. Sementara Wilangan-Kertosono (38,56 km) bisa digunakan fungsional. "Pada akhir 2018 ruas yang fungsional akan sudah beroperasi seluruhnya," jelasnya. Untuk Tol Bogor Ring Road, baru 2,8 km yang siap dioperasikan.

Untuk pembangunan Jembatan Kenteng sudah sepanjang 496 meter dan ada di ruas tol Salatiga-Kartasura masih belum bisa diselesaikan untuk mudik Lebaran 2018. "Kementerian PUPR akan membangun jalan rigid pavement yang akan melintasi dibawah Jembatan Kenteng,” imbuhnya.

Untuk memberikan kenyamanan pemudik pada ruas tol fungsional disediakan 27 tempat istirahat, sementara setiap 10-20 km dilengkapi fasilitas parkir kendaraan berkapasitas 250 mobil, mushala, dan tempat makan. Sedangkan untuk jalan tol yang sudah operasional di Pulau Jawa, total terdapat 13 tempat istirahat dan 30 Tempat Istirahat Dan Pelayanan (TIP) yang juga akan dilengkapi dengan fasilitas toilet tambahan.

Untuk tol yang sudah operasional ditambah dengan adanya tempat parkir sementara (parking bay), sebagai antisipasi meluapnya jumlah kendaraan yang parkir di rest area. Dia juga menjelaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas, BMKG, Basarnas dan Kementerian/Lembaga lainnya yang terkait dalam penanganan mudik Lebaran 2018.

Salah satunya bekerja sama dengan Pertamina di setiap TIP dan parking bay akan menyiapkan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan kemasan dan mobile dispenser jika diperlukan untuk kondisi darurat. Kerja sama dengan BMKG juga diperlukan dalam mengantisipasi bencana.

Pihaknya bakal menyiapkan tim tanggap bencana pada titik-titik rawan bencana. "Dalam pelaksanaan di lapangan kewenangan Menteri PUPR terkait jalan, saya delegasikan penuh kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri. Karena beliau yang berada di lapangan, jadi keputusan bisa segera diambil seperti buka tutup jalan," pungkasnya. (dai) 

 


 


TOPIK BERITA TERKAIT: #nid-mudik-lebaran 

Berita Terkait

Jalan Arteri Non Tol Jadi Alternatif

News in Depth

Arus Mudik Diprediksi Lancar

News in Depth

Jalur Selatan Dipilih Bus AKAP

News in Depth

Jalan Arteri Non Tol Jadi Alternatif Pemudik

News in Depth

Ganjil Genap Tidak Cocok untuk Mudik

News in Depth

IKLAN