Kamis, 15 November 2018 10:07 WIB
pmk

Jakarta Raya

Rombak Pejabat, Amran Minta Pegang Pakta Integritas

Redaktur:

ROTASI - Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan selamat kepada pejabat baru Kementan yang dilantik di Jakarta, Selasa (15/5). HUMAS KEMENTAN FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merombak Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan), Selasa (15/5). Enam pejabat eselon II ditugaskan di tempat baru. "Pada hari ini, (15/5) (kemarin, Red), saya Menteri Pertanian Republik Indonesia dengan secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan baru," ujar Amran saat membacakan naskah pelantikan di Auditorium Kementan, Jakarta.

Keenam pejabat tersebut antara lain Eselon II-a yakni, Widono sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan Setjen Kementan. Sebelumnya dia menjabat Inspektur II Itjen Kementan. Kemudian I Ketut Kariyasa sebagai Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Setjen Kementan. Disusul Mohammad Ismail Wahab sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Balitbangtan Kementan. Sebelumnya dia menjabat Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Balitbangtan Kementan.

Untuk Eselon II-b di antaranya Warjito sebagai Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih dan Tanaman Pangan Ditjen Tanaman Pangan, Yulia Asni Kurniawati sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementan, dan Bambang Haryanto sebagai Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Barantan Kementan. "Saya percaya, bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," ujar Mentan.

Saat membacakan sumpah pejabat, keenam orang yang dilantik menyatakan, setia kepada UUD 1945 dan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. "Demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap mereka kompak. Keenamnya pun berjanji, menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan baik, dan penuh tanggung jawab. "Saya akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindari diri dari perbuatan tercela," lanjutnya.

Dalam sambutannya, Amran berharap enam pejabat yang dilantiknya memegang teguh Pakta Integritas yang dibaca dan ditandatangani saat pelantikan. Sebab, dirinya berkomitmen menjaga reputasi Kementan di mata publik. "Kalau sudah tidak terhormat, sulit kita wujudkan mimpi-mimpi kita," tegasnya.

Amran mencanangkan kedaulatan agraria dalam rangka merealisasikan visi Lumbung Pangan Dunia 2045. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menolak suap yang diberikan. Dia mencontohkan dengan sikap lima pejabat Kementan baru-baru ini. "Salah satu (suap, Red) disimpan (dalam, Red) amplop di ruangan, dikembalikan ke orang yang bersangkutan (penyuap, Red). Yang tidak bisa dikembalikan, kami teruskan ke KPK," terangnya.

"Ini patut dicontoh. Itu yang kita harapkan, sehingga terhormat di mata mitra," imbuh Amran tanpa merinci kelima pejabat tersebut. Meski begitu, dirinya berharap, kelima pejabat tersebut mendapatkan promosi, sebelum dirinya berhenti sebagai Menteri Pertanian.

Selain menjauhkan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), Amran juga menginginkan keenam pejabat yang dilantiknya bekerja sungguh-sungguh. Setidaknya membantu menjaga produksi pada Ramadan hingga Lebaran. Dengan begitu, setidaknya capaian tahun lalu, stabilitas harga dan stok saat hari besar keagamaan kembali terjadi. "Sampai hari ini stok aman. Kita siapkan sejak dua bulan sebelumnya," bebernya.

Kemudian, turut membantu Program Berantas Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja). Jika kebijakan terealisasi dengan baik,  Amran optimistis kemiskinan turun jadi satu digit dan jadi sejarah baru pemerintahan Jokowi-JK. (aro)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementan 

Berita Terkait

IKLAN