Rabu, 17 Oktober 2018 08:22 WIB
pmk

News in Depth

Ganjil Genap Tidak Cocok untuk Mudik

Redaktur:

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Jelang arus mudik Lebaran 2018, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat agar tak hanya menggunakan jalan tol saja. Akan tetapi juga jalur alternatif lain, seperti jalan nasional dan Jalan Arteri Non Tol.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya sudah memantau jalan nasional Jakarta-Surabaya. Hasil pantauan memastikan jalan nasional layak untuk kegiatan pulang kampung. Hal tersebut untuk menghindari kemacetan di ruas tol dan kecelakaan.

Bahkan terkait wacana untuk menerapkan ganjil genap di mudik tahun ini, Pengamat Transportasi Darmaningtyas menjelaskan tidak perlu untuk diterapkan. Pasalnya jalan tol Trans Jawa saat ini relatif dapat difungsikan. 

”Tidak perlu ganjil genap sih karena liburnya panjang. Yang penting, distribusi arus kendaraannya saja,” ujar Darmaningtyas kepada INDOPOS, Senin (14/5). 

Dia menyebut, dari Jakarta-Malang, tol sudah beroperasi. Sedangkan Malang-Semarang telah fungsional. Dia juga memuji, fungsional saat ini lebih bagus dibanding tahun lalu yang berdebu. 

”Pemerintah harus menginfokan jalur-jalur yang bisa dilalui. Seperti Pantura, di bayangan saya itu untuk jalur sepeda motor dan Bus AKAP. Sedangkan khusus tol untuk kendaraan pribadi,” sarannya.

Terpisah, Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Iskandar Abubakar menyarankan agar konsep ganjil genap tidak perlu diterapkan di ruas mudik. ”Wacana itu sudah masalah nasional. Namun informasi terakhir yang saya peroleh masih akan diterapkan tahun ini. Tapi saya belum tahu kepastiannya,” jelasnya. (mar)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #nid-mudik-lebaran 

Berita Terkait

Jalan Arteri Non Tol Jadi Alternatif

News in Depth

Arus Mudik Diprediksi Lancar

News in Depth

Jalur Selatan Dipilih Bus AKAP

News in Depth

Jalan Arteri Non Tol Jadi Alternatif Pemudik

News in Depth

Update Jalur Mudik 2018, Sibuk Kejar Deadline

News in Depth

IKLAN