Selasa, 19 Juni 2018 11:22 WIB
bjb idul fitri

Tekno

Cetak Ekspresimu dengan Artic

Redaktur:

INOVASI-Tim Astragraphia Document Solution menjelaskan proses pengoperasia Artic, temuan baru cetak besar tanpa ribet. Foto Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Di Ibu Kota Jakarta dewasa ini, banyak perusahaan besar maupun kecil yang bersentuhan dengan dokumen. Namun demikian, pengecekan dokumen masih sulit dilakukan oleh pegawai terkait, terlebih dalam hal pemakaian, meminimalisasi bengkaknya biaya operasional, dan lain sebagainya. 

"Kami Astragraphia Document Solution meluncurkan solusi Artic. Kami memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk melakukan cross checking pemakaian seperti pada mesin Fuji Xerox dimana saja dan kapan saja. Kami mengajak warga masyarakat untuk melakukan transformasi digital dengan mengadopsi teknologi cloud," ungkap Chief of Business Planing & Marketing PT Astra Graphia Tbk King Iriawan Sutanto di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (15/5).

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

King Iriawan menyebutkan, dahulu hanya perusahaan besar dengan modal besar yang memiliki teknologi digital. "Kita selalu memberikan inovasi agar bekerja dapat lebih efisien agar perusahaan mendapat benefit yang lebih tinggi,  terlebih untuk jasa cetak terbesar," tandasnya. 

Artic diluncurkan mengingat market share mesin multifungsi Fuji Xerox di Indonesia telah mencapai 46 persen berdasarkan data IDC 2017 full year karena penggunaan colour sudah banyak dan mereka aware dengan cost management. Dengan adanya Artic pelanggan juga dapat mendapatkan hasil cetak berkualitas dari Fuji Xerox tanpa perlu khawatir dengan biaya yang dikeluarkan karena jumlah pemakaian dapat dimonitor kapan saja oleh solusi Artic. 

Terlebih gaya hidup millenial dewasa ini yang selalu bersentuhan dengan smartphone, era digital teknologi canggih. "Kita buat semuanya menjadi mudah tanpa harus mengeluarkan biaya besar bahkan ini cost managemen," tambah King Iriawan. 

Sementara, Fitri Yuliani selaku Marketing Communication Department Head menambahkan bahwa perusahaan kelas menengah menjadi target minimal memiliki 3 unit mesin. “Sehingga diera digital ini kami mensuport para pebisnis ini sampai ke level menengah,” ujarnya. 

Gaya hidup zaman sekarang orang tak lepas dari handphone atau smartphone. Dengan koneksi wifi, dan atau dengan kuota maka kita tinggal print maka dokumen akan tercetak mudah. 

Artic itu simple dan mudah digunakan, bahkan pertama di Indonesia. Dia tambahkan, pemakaian trend user berapa rupiah yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan dapat dilihat pada sebuah tampilan grafik (trend usage total cost and volume) dan berapa lembar copy pemakaian dapat dilihat. "Bahkan siapa pegawai yang paling banyak menggunakan mesin dan siapa terakhir yang menggunakan akan dapat dilihat. Sehingga dapat dimonitor pada layar," katanya. (ibl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #teknologi 

Berita Terkait

IKLAN