Sabtu, 22 September 2018 08:14 WIB
pmk

Banten Raya

Gubernur Himbau Masyarakat Tak Terpancing Teror Bom

Redaktur:

DEKLARAARA SI- Gubernur Banten Wahidin Halim bersama unsur Muspida mengutuk tindakan terorisme, Selasa (15/5). Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menanggapi rentetan aksi teror bom di Surabaya, Jawa Timur beberapa hari terakhir, Gubernur Banten Wahidin Halim bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat terbatas menyikapi penanganan aksi teroris di ruang rapat Pendopo Gubernur, Rabu (15/5).

“Secara khusus kita menyikapi kondisi kebangsaan dan suatu kondisi yang kita semua tahu terkait teror. Baik yang di Mako Brimob maupun Surabaya, Jawa Timur, karena ini berpengaruh terhadap psikologi masyarakat,” ungkap Gubernur.

WH menjelaskan, pada rapat bersama TNI, Polri dan unsur Forkopimda telah dilakukan pembagian tugas sebagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di masing-masing wilayah. "Kami sepakat berbagi tugas. Perlu ada langkah-langkah meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di masing-masing wilayah," jelasnya.

Gubernur juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang namun mewaspadai sesuatu  yang berkaitan dengan gerakan teroris, sehingga Banten tetap aman dan tidak menimbulkan kekhawatiran bagi para investor.

“Kita berharap Banten tetap aman, tetap utuh, tenteram, sehingga tidak menjadi kekhawatiran para investor. Kegiatan-kegiatan normal, kegiatan sosial normal, hubungan kita antara masyarakat dan pemerintah Insya Allah akan tetap berjalan normal,” tutupnya.

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menambahkan pihaknya kini terus memantau kantong-kantong yang dicurgai sebagai kantong teroris di sejumlah daerah di Banten untuk mempersempit gerakan mereka sehingga tidak melakukan aksi teror.

Selain itu, pihaknya berharap segera dikeluarkannya Perpu atau DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme agar kepolisian memiliki kewenangan lebih untuk melakukan pemberantasan teroris. .

"Perpu atau disahkannya RUU tentang pemberantasan tindak pidana terorisme menjadi sebuah payung hukum yang penting bagi kami untuk bisa menindak tegas dalam pencegahan maupun dalam tindakan,” ujar Kapolda. (yas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemprov-banten 

Berita Terkait

IKLAN