Jumat, 14 Desember 2018 03:03 WIB

Nasional

Disdagin Depok Sebut Harga Sembako Stabil Jelang Puasa

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok menyatakan harga kebutukan pokok jelang ramadhan belum mengalami kenaikan yang signifikan. 

Mengingat kegiatan pemantauan harga sembako di sejumlah pasar tradisional terus dilakukan.
Hal itu ditegaskan Kepala Disdagin Kota Depok, Kania Purwanti. Kata dia, dari hasil pemantauan pihaknya harga sembako di lima pasar tradisional masih sama dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat. 

Bahkan, laporan harga sembako ini pun terus mereka pantau hingga awal pertama puasa berjalan. Hampir semua komoditi pangan di pasar tradisional kami pantau masih sesuai dengan HET.

Memang belum muncul kenaikan signifikan jelang ramadhan ini, sehingga warga pun tidak perlu khawatir. “Mau itu beras, daging, minyak goreng dan gula pasir semua masih stabil," katanya kepada INDOPOS saat melakukan pantauan harga sembako di salah satu pasar di Kota Depok, Rabu (16/05).

Dijelaskan Kania, kestabilan harga itu terjadi pada beberapa komoditas harga pangan. Diantaranya, harga beras kualitas medium Rp9.141/kg, daging sapi murni Rp111.964/kg, daging ayam broiler Rp61.929/ekor. Sedangkan untuk telur ayam broiler Rp22.767/kg, minyak goreng curah Rp11.157/kg, dan gula pasir Rp12.583/kg, serta bawang merah Rp32.680/kg.

"Yang mengalami penurunan itu bawang putih Rp31.619/kg dari harga Rp32.553/kg sama cabai merah kriting Rp35.646/kg dari harga Rp36.062/kg. Selain itu semua masih stabil sekali," tutur dia.

Kania mengaku, beberapa pekan sebelum memasukin ramadhan harga cabai memang sempat mengalami kenaikan cukup signifikan. Namun, karena jumlah stok melimpah dan panen raya di sejumlah wilayah membuat harga si pedas mengalami penurunan.

"Harga cabai ini bergantung pada kondisi tanam dan panen. Jadi tidak berpengaruh pada bulan puasa. Kalau mengalami kenaikan, itu belum tinggi atau masih dalam tahap kewajaran," imbuh dia. (cok) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #disdagin #dinas-perdagangan-dan-perindustrian 

Berita Terkait

IKLAN