Internasional

Israel Negara Putus Asa!

Redaktur:
Israel Negara Putus Asa! - Internasional

PROTES KEMARAHAN - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa (15/5) menyebut Israel sebagai negara putus asa. AFP PHOTO / POOL / MATT DUNHAM

INDOPOS.CO.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai negara yang putus asa di Twitter-nya. Erdogan menyatakan, Netanyahu adalah perdana menteri dari negara yang putus asa yang telah menduduki lahan penduduk yang tidak berdaya lebih dari 60 tahun.

Netanyahu, ujar Erdogan, juga melanggar resolusi PBB. "Dia memiliki darah Palestina di tangannya dan sekarang dia tidak bisa menutupi kejahatan dengan menyerang Turki."

Ankara juga memerintahkan Duta Besar Israel untuk Turki, Eitan Naeh pergi dari negaranya. Seperti dilansir AFP, Eitan Naeh dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Turki dan disuruh kembali ke negaranya untuk jangka waktu tertentu. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat Kementerian Luar Negeri.

Israel menanggapi hal itu dengan memerintahkan Konsulat Turki di Yerusalem untuk pergi dalam jangka waktu yang tidak ditentukan. Naeh menjadi Duta Besar Israel sejak Desember 2016 setelah kesepakatan rekonsiliasi awal tahun untuk mengakhiri perselisihan kedua negara.

Kala itu, kesepakatan itu sangat didukung oleh AS, yang ingin melihat Israel berbaikan dengan salah satu dari segelintir mitra Muslim utamanya. Turki juga memanggil kembali duta besarnya untuk Tel Aviv, untuk konsultasi atas pembunuhan 60 orang Palestina oleh tentara Israel di sepanjang perbatasan Gaza pada hari Senin (14/5).

Ankara marah terhadap pembunuhan warga Palestina yang terjadi bersamaan dengan peresmian pemindahan Kedutaan AS ke Yerusalem dari Tel Aviv. Erdogan menuduh Israel melakukan genosida atas pembunuhan itu. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu curiga terhadap Erdogan. Ia menuding Erdogan pendukung utama kelompok Hamas, Palestina.

Setelah pembicaraan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May, Erdogan memperingatkan bahwa sejarah tidak akan memaafkan Israel atau AS karena memindahkan kedutaan Amerika ke Yerusalem. "Amerika mengatakan, 'Saya kuat dan saya benar'. Tidak, Anda tidak benar," kata Erdogan. (ina/ce1/iml/trz/JPC)

TAGS

Berita Terkait

Internasional / Benjamin Netanyahu Kembali Terpilih

Internasional / Palestina Mulai Hilang Kepercayaan pada PBB

Internasional / Serangan Udara Israel Terhadap Kota Gaza Lukai Tiga Orang

Internasional / Presiden Honduras Akui Jerusalem Ibu Kota Israel


Baca Juga !.