Senin, 15 Oktober 2018 06:04 WIB
pmk

Jakarta Raya

Sidak Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Redaktur:

STABIL-Daging segar disebut masih stabil atau normal karena jauh sebelum Ramadan harga sudah di kisaran Rp 120 ribu per kilogram. Foto: Joesvicar Iqbal/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Stabilisasi harga dan ketahanan pangan di pasar-pasar di Jakarta diharapkan stabil hingga lebaran Idul Fitri 2018 ini. Sebab, warga masyarakat sangat berharap akan kestabilan harga terlebih pada sembilan bahan pokok, daging sapi, ayam, telur dan ikan. Seperti yang dikroscek petugas Wali Kota Jakarta Selatan ke Pasar Santa, Rabu (16/5).

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Tri Kurniadi, melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan salah satunya di Pasar Santa, Jl. Cipaku Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (16/5). Kunjungan tersebut, dalam rangka mengecek stabilisasi harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan di pasar tersebut.

Usai melakukan kunjungan lapangan, Wali Kota Tri Kurniadi menuturkan, berbagai bahan pokok yang di cek dalam kunjungan lapangan ini antara lain beras, daging ayam, ikan, daging sapi, telur, dan juga cabai serta sayuran. "Jadi hasil peninjauan hari ini kita mengecek kondisi harga-harga. Ternyata masih stabil," tandasnya.

Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Sri Yuliani, Camat Kebayoran Baru Aroman Nimbang, Kasudin KUKMP Jakarta Selatan Shita Damayanti, Kasudin KPKP Jakarta Selatan Wachyuni, serta para lurah se-Kecamatan Kebayoran Baru serta jajaran terkait lainnya, Tri Kurniadi menambahkan, ada bahan pokok yang juga mengalami kenaikan, namun tidak begitu signifikan, dan masih dalam tahap yang wajar.

"Adapun kenaikan-kenaikan, masih dalam tahap yang wajar. Yang agak menyelak telur. Tapi, namun demikian kita masih anggap wajar. Daging masih stabil, ikan juga demikian, ayam juga. Kita terus mengecek sampai lebaran," tuturnya.

Oleh karena itu, Tri Kurniadi meminta kepada masyarakat, untuk tidak melakukan panic buying. Dirinya ingin, masyarakat tidak terpancing untuk membeli bahan pokok secara berlebihan. "Jangan panik, beli banyak-banyak juga buat apa. Beli kebutuhan yang cukup saja," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PD Pasar Santa, Achmad Subhan mengatakan, para pedagang di pasar, agar dapat selalu mengontrol harga kebutuhan bahan pokok yang dijual.

"Naik itu hanya telur. Telur memang sebelumnya Rp 27 ribu, sekarang sudah Rp 29 ribu per kilo, yang lain stabil. Artinya dari pihak PD Pasar Jaya, untuk menekan harga ini, kita ada bazar Ramadan, yang memang kita adakan setiap tahun di Pasar Santa," ungkapnya.

Dia tambahkan, ada 44 pasar yang mengadakan bazar Ramadan untuk menjaga stabilisasi harga pangan terutama sembako. Dalam bazar komoditinya ada daging ayam beku, daging sapi beku, gula, beras, minyak, bawang putih dan bawang merah. 

"Jadi konsumen tidak usah berlebihan membeli sembako. Daya beli masyarakat jangan berlebihan. Untuk pangan cukup di Ramadan ini," katanya. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kebutuhan-pokok #jelang-lebaran 

Berita Terkait

IKLAN