Rabu, 18 Juli 2018 09:39 WIB
BJB JULI V 2

Hukum

Kadisdik Bandung Barat Penuhi Panggilan KPK

Redaktur: Sicilia

Imam Santoso Mulyo usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Adiyoto di Gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (17/5). Foto: Emanuel Liu/ Indopos

INDOPOS.CO.ID - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat Imam Santoso Mulyo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (17/5). Usai menjalani pemeriksaan, Imam Santoso yang datang seorang diri tampak bergegas sambil berlari kecil, untuk menghindari media yang mengetahui keberadaannya.

"Saya cuma diperiksa saja dan banyak pertanyaan yang diberikan kepada saya," katanya kepada INDOPOS dan kemudian berlalu. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Imam Santoso Mulyo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Adiyoto.

"Hal itu berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penerimaan hadiah dan janji, kepada Bupati Bandung Barat Periode 2013-2018 lalu," katanya kepada media. Untuk diketahui, pada 11 April 2018 lalu, KPK telah mengumumkan empat tersangka kasus suap Bupati Bandung Barat periode 2013-2018. Diantaranya, Abubakar, Weti Lembanawati, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat Adityo diduga sebagai penerima suap. Sedangkan pemberi suap adalah Asep Hikayat selaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Abubakar diduga meminta uang kepada sejumlah kepala dinas untuk kepentingan pencalonan istrinya Elin Suharliah sebagai Bupati Bandung Barat 2018-2023. Dalam kasus ini KPK mengamankan barang bukti sebesar Rp435 juta. (nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsi-bupati-bandung-barat 

Berita Terkait

IKLAN