Selasa, 16 Oktober 2018 04:44 WIB
pmk

Jakarta Raya

Tukang Parkir Nyambi Jualan Sabu Dicokok Petugas

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Pemuda berinisial FI, 24, benar-benar tak berkutik saat disergap petugas yang menjebaknya. FI ditangkap saat melakukan transaksi sabu dengan polisi yang menyamar. Akibatnya ia langsung ditangkap dan digiring ke Mapolsek Kalideres untuk diproses hukum.

Kapolsek Kalideres Kompol Efendi SH menjelaskan, FI diringkus di tepi jalan di Jalan KH mas Mansur Tanah Abang Jakarta Pusat pada Rabu malam (16/5). Saat itu, ia hendak menjual sabu kepada polisi yang menyamar. ”Yang bersangkutan kami tangkap lewat operasi undercover buy,” ujar Efendi di Mapolsek Kalideres, Kamis (17/5).

FI yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir liar menyambi mengedarkan sabu. Polisi yang sudah mendapatkan informasi adanya tukang parkir merangkap berjualan sabu langsung memasang strategi serta mencari nomor ponsel yang bersangkutan.

Akhirnya pada Rabu (16/5) malam itu, polisi yang menyamar menghubungi FI untuk membeli sabu. Setelah berkomunikasi disepakati harga Rp 500 ribu untuk paket hemat sabu seberat 0,27 gram. Lokasi transaksi disepakati di sebuah tempat di Jalan KH mas Mansur Tanah Abang Jakarta Pusat.

Begitu transaksi hendak dilakukan, FI langsung disergap tim reserse anti narkoba Polsek Kalideres. Pelaku hanya bisa pasrah ketika polisi menemukan plastik klip kecil berisi 0,27 gram sabu yang hendak dijualnya itu. Saat itu juga barang bukti sabu dan ponsel yang biasa digunakan pelaku bertransaksi langsung disita polisi.   

Kepada penyidik, FI mengatakan sabu dagangannya itu diperoleh dari pria berinisial MT. Kontan FI langsung digiring polisi untuk menunjukkan lokasi MT. Akhirnya pada Kamis dini hari (17/5) MT berhasil diringkus di kawasam Kemayoran Jakarta Pusat. Dari tangan MT polisi menyita 0,5 gram sabu. Saat itu juga MT berikut barang buktinya langsung diangkut ke Mapolsek Kalideres. ”Keduanya masih terus kami periksa untuk mengungkap jaringannnya,” tandas Efendi.    

Keduanya yang kini mendekam di sel tahanan polisi dijerat Pasal 114 ayat (1) subside Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika‎ dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara. (ind)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #tukang-parkir-jualan-sabu 

Berita Terkait

IKLAN