Rabu, 17 Oktober 2018 08:44 WIB
pmk

Nasional

Koarmada 1 Sita 5 Ribu Ton Beras di Bintan

Redaktur: Ali Rahman

Panngkoarmada 1, I Laksamana Muda TNI Yudo Margono saat jumpa pers di Batam, Kamis (17/5)

INDOPOS.CO.ID - Panglima Koarmada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, melaksanakan inspeksi dan peninjauan secara langsung ke Kapal MV. Alkar Trust dan MV. Kar Trust. Kedua kapal kargo asing tersebut ditangkap Tim Gabungan WFQR (Western Fleet Quick Response) Lantamal IV Tanjung Pinang dan Lanal Batam Ketika membawa 5000 ton beras seludupan di Perairan Teluk Sebong Bintan, pekan ini.

“Tim menangkap kapal tersebut pada koordinat 01° 12' 791" N - 104° 15' 297" E, 8 Mei Lalu. Hasil pengecekan urine para ABK negatif dan tidak ditemukan adanya narkoba,” jelas Panglima Armada 1, Yudo Margono, di Batam, Kamis (17/5).

Lebih lanjut dia menjelaskan Nahkoda MV Alkar Trust melayarkan kapal tidak sesuai dengan rute pelayaran berdasarkan port clearance dan juga selama pelayaran. Dari Madagascar, MV Alkar Trust mematikan AIS. Selain itu kedua kapal juga melakukan kegiatan Ship To Ship (STS) tanpa izin syahbandar dalam kegiatan transfer muatan di tengah laut dan bukan di pelabuhan resmi. “Ketiga pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana pelayaran" ujar Pangarmada I.

Selain itu, masuknya kedua kapal ke wilayah Indonesia tanpa adanya Penunjukan Keagenan Kapal Asing (PKKA). Mereka lego jangkar diluar lay out lego jangkar yang ada, dimana titik koordinat lego atas perintah dari pihak perusahaan. Selain itu kapal sempat melaksanakan kegiatan Fumigasi tanpa ijin dari pihak Karantina.

“Kuat dugaan adanya campur tangan oknum dari instansi tertentu yang mengizinkan kedua kapal tersebut untuk melaksanakan kegiatan ship to ship. Dan pelanggaran yang terakhir adalah melakukan tindak pidana keimigrasian,” ungkapnya seraya mengatakan saat ini kedua kapal lego jangkar diperairan Tanjung Sengkuang dibawah pengawasan dan penjagaan ketat Lanal Batam dalam rangka penyelidikan lebih lanjut. (nel)


TOPIK BERITA TERKAIT: #koarmada-1-sita-ribuan-ton-beras 

Berita Terkait

IKLAN