Rabu, 17 Oktober 2018 02:07 WIB
pmk

Nusantara

Gawat Hacker Serang Belasan Website Pemkab Pacitan

Redaktur:

DIRETAS-Salah satu website resmi pemerintah kecamatan di Pacitan yang diretas hacker, Kamis, (17/5). Foto: Sugeng Dwi Nurcahyo/Radar Pacitan/JPG

INDOPOS.CO.ID – Website resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan, Jawa Timur (Jatim) terusik. Bukan hanya itu, 11 website milik pemerintah kecamatan juga diserang peretas atau hacker. Seperti website kecamatanpacitan.pacitankab.go.id yang tak bisa diakses. Sebelumnya, peretas halaman utama menggantinya dengan kutipan lirik lagu Sampai Jumpa milik Endang Soekamti. ’’Saya tidak tahu mulai diganti kapan, tapi sepertinya dari bulan lalu,’’ kata Saiful operator website Pemkab Pacitan.

Saiful mengungkapkan diretasnya website yang dikelolanya terjadi di pertengahan April lalu. Sebelumnya website kecamatan itu diisi oleh peretas dengan gambar Pacitan Paradise. Setelah itu, gambar diganti dengan lirik lagu itu Rabu (17/5) lalu. Hingga pembuka website kecamatan Pacitan tak akan bisa mengakses informasi yang ada. Tak hanya lirik dalam halaman muka perentasan itu juga tertulis pelaku peretas yang mengatasnamakan Cy#b3r00T itu. ’’Kami hanya operator saja, yang buat kominfo dan passwordnya dari sana,’’ jelasnya.

Dia menambahkan website yang diretas itu sejatinya tak berisi data yang penting. Sebab hanya berisi informasi seputar kegiatan kecamatan, struktur organisasi serta background kecamatan. Hingga Saiful mengaku diretasnya website itu tak akan berdampak banyak pada pelayanan kecamatan Pacitan. ’’Biasanya yang membutuhkan adalah mahasiswa, yang mencari informasi tentang kecamatan,’’ jelasnya

Sementara, Kabid Teknologi Informatika Kominfo Pacitan Supriyono mengungkapkan sejak awal tahun lalu sudah berkali-kali website resmi Pemkab Pacitan direntas hacker. Pun dirinya mengaku sudah memasang pengamanan pada sistem yang digunakan. Meski dirinya tak menampik jika keamanan yang dipasangnya masih bisa dibobol. Dia beralasan jika dirinya tak bisa jika hanya fokus dalam mengurusi website dan terkadang hanya bisa memonitor. ’’Awal-awal tahun itu kami memang kecolongan,’’ jelasnya

Supriyono mengaku untuk menghindari kejadian yang lebih buruk.Yakni, dirinya menon-aktifkan keseluruhan website yang telah direntas. Pun dirinya mengaku dengan hal itu tak akan masalah bagi pengelolaan website. ’’Kami backup, tidak masalah sebenarnya. Kami normalkan lagi nanti,’’ akunya.

Sementara itu, penelusuran dari Radar Pacitan (Grup INDOPOS), diketahui peretas memiliki website di alamat soracyberteam.xyz. Dalam website itu dijelaskan akan asal usul berdirinya web yang dikelola. Peretas yang mengatasnamakan Karasuno Sora itu memiliki lebih dari 20 anggota yang terpampang jelas daftarnya dalam web yang dikelola. Pula mereka juga mengaku akan bertanggungjawabnya peretasan pada website Malaysia atas pembalikan bendera merah putih pada Sea Games tahun lalu.

Selain itu, mereka juga terang-terangan menawarkan paket uji coba keamanan website dengan harga yang juga dicantumkan. Tak tanggung-tanggung sekali retas mereka mematok harga Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu saat menggunakan jasanya. Pun, itu juga lengkap dengan kontak web dan nomor telfon yang bisa dihubungi. Peretas yang mengaku belajar secara otodidak dari internet itu juga memasang berbagai peralatan phishing dan hacking dalam websitenya. (mg6/ota/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #hacker-serang-belasan-website-pemkab-pacitan 

Berita Terkait

IKLAN