Kamis, 20 September 2018 06:10 WIB
pmk

Internasional

60 Bayi Rohingya Lahir Setiap Hari di Kamp Pengungsian

Redaktur:

DIRAWAT - Seorang ibu Rohingya (kiri) duduk di samping anaknya yang sakit dan dirawat di klinik Doctors Without Borders (MSF), di kamp pengungsi Kutupalong di distrik Ukhia Bangladesh. AFP PHOTO / MUNIR UZ ZAMAN

INDOPOS.CO.ID - Sedikitnya 60 bayi Muslim Rohingya setiap harinya lahir di kamp pengungsian Bangladesh, Cox's Bazar. Hal itu diutarakan oleh UNICEF PBB. UNICEF mengemukakakn bahwa sejak krisis dimulai, lebih dari 16.000 bayi telah lahir di kamp-kamp. Selain itu, hanya sekitar 3.000 yang dikirim di fasilitas kesehatan.

“Sekitar 60 bayi setiap hari lahir dalam kondisi yang memprihatinkan, jauh dari rumah, mereka lahir dari ibu-ibu yang selamat dari pemindahan, kekerasan, trauma atau bahkan korban perkosaan,” kata Perwakilan UNICEF di Bangladesh, Edouard Beigbeder dilansir dari Reuters (16/5).

"Tidak mungkin bisa mengetahui jumlah bayi yang telah atau akan dilahirkan sebagai akibat dari kekerasan seksual," kata Beigbeder.

"Setiap ibu baru dan yang sedang hamil atau baru melahirkan wajib menerima semua bantuan dan dukungan yang mereka butuhkan," tambahnya.

Seorang pejabat kementerian kesehatan Bangladesh yang menolak disebutkan namanya mengatakan, pekan ini 18.300 wanita hamil telah diidentifikasi berada di kamp. Total perkiraan kasarnya sekitar 25.000.

Hampir 700.000 orang Rohingya melarikan diri ke Cox's Bazar di Bangladesh dalam sembilan bulan terakhir setelah ditumpas Myanmar. Amerika Serikat dan Inggris mengecam bahwa ini sebagai upaya pembersihan etnis. Namun Myanmar membantah telah melakukan pemusnahan etnis.

Serangan gerilyawan Rohingya di pos-pos keamanan di negara bagian Rakhine Myanmar Agustus 2017 memicu operasi militer yang dikatakan sah oleh Myanmar. November lalu, militer Myanmar merilis laporan yang membantah semua tuduhan pemerkosaan oleh pasukan keamanan. (ina/ce1/iml/trz/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #rohingya 

Berita Terkait

Solidaritas ”Arrest Me Too” Meluas

Internasional

Desak Bebaskan Dua Wartawan, Warga Rohingya Ikut Demo

Internasional

Junta Militer Myanmar Lakukan Genosida

Militer Myanmar Rencanakan Genosida Muslim Rohingya

Internasional

Terungkap Kesepakatan Rahasia PBB dan Myanmar

Internasional

IKLAN