Sabtu, 22 September 2018 12:30 WIB
pmk

Internasional

Mahathir Langsung Sikat Najib Razak

Redaktur:

BERJALAN - Perdana Menteri baru Mahathir Mohamad (kiri) berjalan dengan Sultan Hassanal Bolkiah (depan kiri) Brunei saat kunjungannya ke Yayasan Kepemimpinan Perdana di Putrajaya, Senin (14/5). AFP /KRISH BALAKRISHNAN

INDOPOS.CO.ID - Begitu Mahathir Mohamad terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia yang baru, langsung ada gebrakan untuk menyikat mantan Perdana Menteri Najib Razak. Polisi Malaysia langsung menyita barang-barang mewah di dalam rumah Najib.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat, (18/5), penyitaan yang dilakukan pada Jumat pagi menghasilkan 284 kotak berisi tas desainer, puluhan tas yang berisi dengan uang tunai, dan perhiasan dari kediaman pribadi Najib. Barang-barang itu dibawa keluar dari kondominium mewah pada jam-jam sebelum subuh. Isinya juga termasuk perhiasan, jam tangan, dan barang berharga lainnya.

Kepala Unit Investigasi Kejahatan Komersial Polisi Malaysia Amar Singh mengatakan, salah satu tempat yang digerebek, barang-barangnya yang disita tidak mungkin untuk segera diperkirakan karena nominalnya yang sangat besar. "Personel kami memeriksa tas-tas ini dan menemukan berbagai mata uang termasuk Ringgit Malaysia, Dolar AS, jam tangan, dan perhiasan dalam 72 tas," katanya.

Menurut Singh, diantara tas yang disita adalah tas dengan merek Hermes dan Louis Vuitton. Sementara itu, polisi telah melakukan penggerebekan di enam tempat, termasuk kantor perdana menteri dan kediaman resmi perdana menteri di Putrajaya dan empat tempat tinggal pribadi Najib.

Dia menegaskan, penggerebekan itu terkait dengan penyelidikan skandal multi miliar yang melibatkan dana negara yang didirikan Najib, 1 Malaysia Development Berhad (1MDB). Inspeksi dilakukan secara bersamaan.

Mengenai inspeksi di kondominium mewah Jalan Raja Chulan, tidak ada halangan atau individu yang berani mencegah polisi untuk melakukan pekerjaan mereka di tempat tersebut. “Untuk penyerbuan di tempat tinggal yang mewah, polisi telah memperoleh surat perintah penggeledahan yang diperlukan, pencarian selesai dalam waktu dua setengah jam,” tambah Singh.

Dalam penggerebekan di lima lokasi lainnya, dia mengatakan, di antara barang-barang yang disita adalah dokumen yang diyakini terkait dengan 1MDB dan penggerebekan akan berlangsung sampai selesainya investigasi. Pada laporan, ada media yang mengklaim barang-barang yang disita termasuk emas batangan, namun Singh menolak berkomentar.

Ditanya apakah barang bukti yang cukup untuk mengadili Najib, dia mengatakan, keputusan itu terserah kepada Inspektur Jenderal Polisi Mohamad Fuzi Harun. "Saya hanya menerima perintah untuk melakukan penggerebekan berkaitan dengan kasus 1MDB," ujarnya.

Singh juga menjelaskan, brankas besi yang ditemukan di kediaman Najib di Jalan Langgak Duta, Taman Duta, masih dalam proses dibor untuk dibuka. Mahathir Mohamad telah melarang Najib dan istrinya, Rosmah Mansor meninggalkan negara itu.

Setidaknya enam negara, termasuk Amerika Serikat, sedang menyelidiki skandal 1MDB, meski Najib membantah melakukan kesalahan. (ina/iml/trz/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mahathir-mohamad 

Berita Terkait

Mahathir Minta Bantuan Tiongkok

Internasional

Setelah 37 Tahun, Tiga Sejarah Dunia Terulang di 2018

Internasional

Sandal Rp 50 Ribu Mahathir Curi Perhatian

Internasional

Koalisi PH Berebut Menteri

Internasional

IKLAN