Jumat, 16 November 2018 11:31 WIB
pmk

Bulutangkis

Ini Alasan PBSI Menolak Perubahan Skor Baru BWF

Redaktur: Redjo Prahananda

Sekjen PBSI Ahmad Budiharto menyatakan keberataan kebijakan skor baru yang diinginkan BWF.

INDOPOS.CO.ID - Pengurus Besar Persatuan Bukutangkis Indonesia (PBSI) menyatakan menolakn usulan kebijakan baru federasi bulutangkis dunia (BWF) terkait perubahan sistem skor pertandingan.

PBSI menyampaikan keberatan ini akan pada BWF Annual General Meeting (AGM) yang berlangsung di Bangkok, Sabtu (19/5). Sikap yang sama juga tunjukkan oleh beberapa negara Asia lain. BWF mewacanakan penggantian skor, dari 21 x 3 game, menjadi 11 x 5 game.

“Indonesia menolak kebijakan tersebut. Karena kami ingin tetap membuat bulutangkis menarik bagi penonton dan juga pebisnis. Karena dengan skor 11, pertandingan kemungkinan akan lebih singkat dan penonton akan merasa rugi,” kata Achmad Budiharto, Sekjen PP PBSI melalui pesan tertulis kepada INDOPOS.

“Alasan lainnya karena pemain kami sudah enjoy dengan sistem yang saat ini. Kalau ada yang harus berubah, cukup memberatkan karena harus beradaptasi lagi,” tambah Budiharto.

Selain aturan skor, wacana perubahan pendampingan atlet masuk agenda pembahasan keberadaan pelatih nantinya hanya boleh di game ketiga dan kelima. Wacana pengaturan servis juga akan ditentukan dalam AGM kali ini. Keputusan lebih lanjut, nantinya akan ditentukan melalui pemungutan suara atau voting. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pbsi 

Berita Terkait

IKLAN