Senin, 24 September 2018 05:10 WIB
pmk

Nusantara

Tarik Wisatawan, Aceh Siapkan 100 Atraksi

Redaktur:

MUSEUM TSUNAMI-Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika melancong ke Aceh. DEWI MARYANI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 100 atraksi wisata berbasis daya tarik budaya, alam, hingga kearifan lokal disiapkan untuk menjaring dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh.

Pemerintah Aceh mengemas atraksi alam dan budaya tersebut dengan tema "Aceh Hebat melalui Ragam Pesona Wisata". ''Tahun ini target wisnus (wisatawan nusantara) 4 juta dan wisman (wisatawan mancanegara) 100 ribu orang,'' kata Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam pengenalan Calender of Event Aceh 2018 di Jakarta, belum lama ini.

Nova mengatakan promosi-promosi pariwisata Aceh dikemas dengan mengedepankan nilai-nilai pelestarian budaya Aceh dan nilai-nilai Islam. ''Kami mengalokasikan Rp 230 miliar untuk mewujudkan pariwisata Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pekerjaan Umum,'' tandasnya.

Beberapa event besar yang masuk kategori Atraksi Top Aceh 2018, seperti Aceh International Marathon, PKA VII, Gayo Alas Mountain International Festival, Tour de Leuser, Aceh International Freediving, Aceh Surfing Championship dan dua event 100 top event nasional Aceh Culinary Festival dan Aceh International Rapa’i Festival, telah disiapkan untuk memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata unggulan.

Aceh International Rapa’i Festival adalah atraksi seni musik perkusi yang berasal dari Timur Tengah yang dibawa oleh seorang penyair Islam bernama Syech Rapa’i.

Melalui atraksi seni musik ini, wisatawan dapat merasakan langsung nuansa kehidupan masyarakat Aceh yang berbudaya dan memiliki nilai seni tinggi.

Sementara Aceh International Marathon adalah atraksi wisata yang pertama sekali digelar di Aceh dengan memperebutkan hadiah hingga Rp 4 milliar akan berlangsung di Kota Sabang pada 29 Juli 2018 di Kota Sabang akan diikuti sektiar 5 ribu peserta.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Amiruddin mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan (wisnus dan wisman) ke Aceh makin meningkat dari tahun ke tahun. ''Pada tahun 2017, misalnya, jumlah kunjangan wisatawan ke Aceh mencapai 2,9 juta orang terdiri 2,8 juta wisnus dan 78 ribu wisman atau terjadi kenaikan dibandingkan tahun 2016 sebanyak 2,1 juta terdiri atas 2 juta wisnus dan 76 ribu wisman,'' kata Amiruddin.

Ia menambahkan bahwa faktor meningkatnya kunjungan wisman itu juga berkat hasil kerja sama dan komitmen lintas sektor dan anugerah Destinasi Wisata Halal Dunia yang diraih Pemerintah Aceh.

Diproyeksikan pada tahun 2018 kunjungan wisman ke Aceh akan meningkat signifikan mencapai 100 ribu orang, di antaranya melalui pintu masuk Sabang (Pulau Weh) sebagai destinasi wisata bahari (marine tourism) kelas dunia yang setiap tahun disinggahi banyak kapal pesiar (cruise ship) dan kapal yacht dari mancanegara. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wisata-bahari 

Berita Terkait

IKLAN