Kamis, 15 November 2018 07:17 WIB
pmk

Fashion

Elemen Bumi di Koleksi Ramadan KAMI

Redaktur:

CANTIK SOPAN - Koleksi terbaru desainer KAMI yang cocok dipakai untuk Ramadan dan menyambut Lebaran ditampilkan di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (16/5) lalu. KAMI FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Brand modest fashion lokal KAMI mengeluarkan koleksi khusus menyambut Ramadan dan Lebaran. Mengusung tema "Kami EODscapade", para desainer KAMI menghadirkan tiga koleksi terbaru yaitu, Marra, Hanagami & Varsada, dan Promenade.

Koleksi tersebut ditampilkan dalam format fashion show dan merupakan kelanjutan rangkaian EIDscapade yang sebelumnya sukses diadakan pada awal bulan ini di Kuala Lumpur, Malaysia.

Director yang juga salah satu Founder KAMI Istafiana Candrarini mengatakan, meski sudah ditampilkan di Malaysia, untuk penampilan di Jakarta sedikit berbeda. ''Antusiasme dari para pecinta modest fashion setiap tahunnya cukup tinggi. Jadi kami merespon positif,'' katanya di Hotel The Rizt-Carlton, Pascific Place, Jakarta Pusat, Rabu, (16/5) lalu.

Creative Director KAMI Nadya Karina mengatakan, koleksi ini terinspirasi dari berbagai elemen yang ada di bumi. Untuk koleksi pertama Marra, misalnya terinspirasi oleh laut.

Koleksi ini menggambarkan kebesaran dan sesuatu yang luas. Bahan dasar dalam koleksi ini menggunakan kain dengan jenis polysatin dan polycrepe.

"Untuk koleksi Marra ini terdiri dari palet warna yang hangat namun menyegarkan,'' ujar Nadya. Sementara untuk koleksi kedua, Hanagami & Varsada, Nadya mengatakan terinspirasi dari kontras hujan di musim semi.

Warna-warna yang ditampilkan dalam koleksi bernuansa pastel, sehingga terkesan memberikan efek menenangkan seperti pada awal musim semi.

Sedangkan Varsada digambarkan lewat motif garis-garis yang lebih sederhana dan sentuhan abstrak yang menyerupai hujan. Selanjutnya untuk koleksi terakhir yaitu Promenade, berbeda dengan dua koleksi sebelumnya.

Koleksi ini merupakan kolaborasi KAMI dengan Lace Strory yaitu penggabungan sebuah studio lace dengan bordir Indonesia. Nadya menggabungkan ide sentuhan berbeda lewat sulam bordir dalam anyaman lace.

''Kami ingin memberikan sentuhan lain dari desain motif yang dimiliki dan ternyata bisa diwujudkan dan surprisingly hasilnya memuaskan. Tampak beda dan memberi kejutan,'' katanya.

Pihaknya mencoba menterjemahkan desain melalui sulam bordir, dan anyaman lace. Ini merupakan proses kerajinan dan manufaktur yang memakan waktu lebih lama.

''Proses pembuatan lace dan sulam bordir dari awal sampai akhir termasuk sketching, penganyaman, quality control, pewarnaan, dan penyelesaian sulam sepenuhnya ditangan oleh Lace Story,'' kata perwakilan Lace Story Melisa.

"Meskipun prosesnya cenderung rumit, namun kami percaya jika keindahan bordir mempunyai nuansa khas yang abadi, personal, dan mampu beradaptasi seiring pergantian tren fesyen,'' tambahnya. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #fashion #ramadhan 

Berita Terkait

Baju Kasual Idaman Pria dan Wanita

murah meriah

Belanja Kemeja di MOC, Beli Dua Lebih Hemat

murah meriah

Aneka Blus Cantik dengan Harga Spesial

murah meriah

Koleksi Busana Simpel di Simplicity

murah meriah

Buru Tas Branded Ori di The Bazaar

murah meriah

IKLAN