Kamis, 15 November 2018 12:57 WIB
pmk

Kesehatan

Atasi Bau Mulut dengan Siwak

Redaktur:

TAK SEDAP - Bakteri merupakan penyebab bau mulut dan nafas tak segar. Disarankan untuk rajin sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung siwak. Foto: DOK INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Saat puasa, menahan asupan dari mulai imsak hingga Magrib membuat seseorang harus menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Sebelum muncul pasta gigi dan sikat gigi yang selama ini digunakan untuk menggosok gigi, telah dikenal menyikat gigi menggunakan siwak. 

Drg Nada Ismah SpOrt menjelaskan siwak berasal dari tanaman yang disebut salvadore persica, tanaman yang tumbuh di daerah kering. Bahkan, Nabi Muhammad SAW pun bersiwak untuk membersihkan giginya.

Nada menjelaskan, penggunaan siwak sejak zaman dahulu memiliki alasan yang tepat. Di dalam siwak terdapat 19 zat alami seperti fluor, sulfur, antiseptic, clorin, essensial oils, dan lainnya.

Kandungan itu sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah berbagai masalah gigi serta mulut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan siwak sebagai alat pembersih gigi dan mulut yang alami. ''Siwak pun telah lama digunakan sebagai tradisi turun temurun di banyak negara. Mengunyah siwak di Jepang dikenal dengan koyoji, gesam bila di Hebrew, gisa di Aramic. Penggunaan siwak ini membuktikan kayu siwak aman digunakan,'' ujar drg Nada saat media talkshow dengan tema ‘Waktunya Hijrah Bareng Sasha Halal Toothpaste’ di Skyloft All Seasons, Jakarta, belum lama ini.

Penelitian menyebutkan, lanjut Nada, siwak mengandung sejumlah antiseptik alami yang membunuh mikroorganisme berbahaya di mulut, asam coklat yang melindungi gusi dari penyakit, mencegah gigi berlubang berwarna dan membusuk, serta minyak aromatik yang meningkatkan air liur. ''Oleh karenanya siwak sangat baik digunakan saat kita memasuki bulan puasa, dimana tidak adanya aktivitas mengunyah selama 12 jam lebih sehingga air liur ikut berkurang,'' jelas dosen FKG Universitas Indonesia itu.

Dulu, tambahnya, menggososk gigi dengan batang siwak dengan diameter sekitar 1 cm dipotong  memanjang 15-20 cm. Kemudian batang siwak direndam (1 malam) agar lunak. Kunyah salah satu  ujung kayu sampai mengelupas. Ada rasa pedas atau membakar yang timbul ketika mengunyah siwak. Ujung siwak digigt-gigit hingga menjadi serta berjumbai lembut seperti bulu sikat, lalu mekarkan sedikit ujungnya. Lakukan pembersihan gigi dan sela-sela gigi (seperti memakai sikat gigi). ''Mengenai siwak ini ditulis juga dalam Hadits shahih riwayat Ahmad yang berkata bahwa siwak merupakan kebersihan bagi mulut dan keridhaan bagi Rabb,'' kata Ketua Umum BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Syifa Fauzia.

Namun sekarang nggak perlu repot lagi, karena PT Kino Indonesia Tbk menjadikan siwak dalam kemasan moderen dalam pasta gigi. ''Siwak yang digunakan dalam Sasha adalah siwak asli yang diserpihkan. Bukan diekstrak,'' kata Brand Manager Sasha Halal Toothpaste  Danti Nastiti.

Produk ini pun dijamin halal. Ada dua varian yang disediakan yakni  Sasha  herbal dengan siwak dan daun sirih dan Sasha Whitening yang mengandung siwak, lemon dan garam. (dew)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Hampir Capai Seratus Persen

Jakarta Raya

Anak Sering Mual dan Muntah, Waspadai Ginjal

Jakarta Raya

Radang Sebabkan Gigi Cepat Ompong

Jakarta Raya

Kuncinya, Gizi Seimbang Ditambah Susu

Jakarta Raya

Dehidrasi Sebabkan Batu Ginjal

Jakarta Raya

Pasien Tinggal Datang, Tak Perlu Antre

Jakarta Raya

IKLAN