Selasa, 20 November 2018 03:14 WIB
pmk

Liga Indonesia

N'Diaye Bikin Lini Belakang Sriwijaya Makin Aman?

Redaktur:

EVAN ZUMARLI/SUMATERA EKSPRES

INDOPOS.CO.ID - Sriwijaya FC tidak bisa dipungkiri alami ketergantungan servis Mahamadou N'Diaye. Setiap bek asal Mali ini absen, hasil yang dikoleksi tim berjuluk Laskar Wong Kito di Liga 1 2018 kurang memuaskan.

Sudah tiga kali kejadian itu menimpa tim yang dulunya bernama Persijatim Solo ini.  Pertama, ketika pertandingan pertama ke markas Borneo FC. Ketika itu, pertandingan berakhir dengan skor kaca mata. Kemudian saat menjamu Persipura Jayapura. Melawan tim asal Indonesia Timur tersebut, Hamka Hamzah dkk dipaksa bermain imbang 2-2 di depan publik sendiri.

Terakhir, saat Sriwijaya FC harus takluk 0-1 kepada PSMS Medan pekan kemarin. "Kami memang butuh tenaga N'Diaye. Jika dia absen ada yang kurang dalam permainan," ungkap Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

N'Diaye selama ini selalu menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Sriwijaya FC. Selama enam pertandingan, dia selalu main sebagai starter dan full time. Total 532 menit dia bertandem dengan Hamka Hamzah diapit Marckho Merauje dan Alfin Tuasalamony di bek kanan dan kiri.

Nah, setiap N'Diaye absen, arsitek yang karib disapa RD ini mempercayakan Marckho Merauje untuk menutup lubang di benteng pertahanan. Secara kelincahan, tidak ada yang berbeda antara N'Diaye dan Marckho.

Begitu juga saat membaca permainan. Hanya, tidak bisa dipungkiri perbedaan postur tubuh membuat kontribusi kedua pemain berbeda saat terjadi set pieces. N'Diaye yang lebih jangkung dengan tinggi 185 cm akan memudahkan saat sambut bola-bola free kick. Bandingkan dengan Marckho yang memiliki tinggi rata-rata orang Indonesia.

Situasi ini juga yang membuat banyaknya bola mati Sriwijaya FC kala melawan PSMS Medan tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Saat di Stadion Teladan, Medan, Sriwijaya FC catatkan 11 kali sepak pojok dan mendapatkan delapan kali free kick.

"Tidak bisa dimanfaatkannya bola mati lawan PSMS juga ada pengaruh dengan absennya Ndiaye. Dia memiliki peran sebagaimana pemain lainnya karena setiap pemain punya job desk masing-masing. Kembalinya N'Diaye diharapkan ada perbaikan," terang suami Dinda Ety ini. (kmd/ion/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sriwijaya-fc 

Berita Terkait

Temani Hyun Koo Agar Ofensif

Liga Indonesia

Sriwijaya Fokus Lolos Zona Degradasi

Liga Indonesia

Biar Aman, Arema FC Target Finis 50 Poin

Liga Indonesia

Jalan Naga Mekes Semakin Terjal

Liga Indonesia

Belum Aman dari Degradasi

Liga Indonesia

Rawan Tergelincir

Liga Indonesia

IKLAN