Kamis, 18 Oktober 2018 06:10 WIB
pmk

Nasional

Moeldoko Sebut Definisi RUU Antiterorisme Bakal Selaras

Redaktur: Redjo Prahananda

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko saat jadi pembicara di seminar Pengesahan Revisi UU Antiteror di Jakarta, Selasa (22/5). Foto: Iwan Kurniawan/Indopos.

INDOPOS.CO.ID - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko menegaskan, perbedaan definisi terorisme di Rancangan Undang-Undang (RUU) Antiterorisme bakal segera diselaraskan.

"Sudah kami tanyakan ke Kemenkumham. Kami berharap dapat segera diselesaikan," ujar Moeldoko kepada INDOPOS usai seminar Pengesahan Revisi UU Antiteror di Jakarta, Selasa (22/5).

Soal campur tangan TNI di RUU tersebut, menurut dia tergantung dari kebutuhan di lapangan. Namun demikian, Kapolri dan Panglima TNI sejalan dengan penanggulangan terorisme.

Dia melanjutkan, bila persoalan sudah semakin besar, bukan mustahil TNI dan Polri bakal menurunkan Pasukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Kopsusgab).

"Kopsusgab merupakan pasukan elit. Pengerahan pasukan bakal disesuaikan dengan ancaman di lapangan. Pasukan ini memiliki reaksi cepat dengan kekuatan sangat besar untuk menjamin keamanan negara," sebut mantan Panglima TNI ini.

Moeldoko membantan spekulasi kalau pemerintah kini menunggu momentum baru agar satu pemahaman soal RUU Antiterorisme ini. 

Dia sangat berharap, payung hukum berkaitan dengan pengamanan dan pertahanan jangan sampai dipolitisasi. "Pasti, selagi itu untuk kebutuhan pengamanan dan pertahanan, tidak ada politisasi di dalamnya," tegas dia. (iwk)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ruu-antiterorisme #moeldoko 

Berita Terkait

IKLAN