Jumat, 16 November 2018 02:53 WIB
pmk

Internasional

Gelombang Hawa Panas di Pakistan Renggut 65 Nyawa

Redaktur:

PENGIMBANG - Warga Pakistan menerima bantuan es batu selama gelombang panas di Karachi, Pakistan. Istimewa

INDOPOS.CO.ID – Hawa superpanas melanda Karachi, Pakistan. Hingga kemarin (22/5), sedikitnya 65 nyawa melayang akibat suhu ekstrem tersebut. Sebagian besar korban ditemukan tergeletak tanpa nyawa di trotoar atau pinggir jalan. Mereka sudah meninggal dunia, bahkan sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

’’Hanya dalam waktu empat hari, kami sudah mengevakuasi 65 mayat,’’ kata Anwar Kazmi, Jubir Edhi Foundation, yayasan amal yang mengoperasikan ambulans tanpa memungut biaya. Kepada Associated Press, Kazmi mengatakan bahwa penyebab utama jatuhnya banyak korban jiwa dalam serangan heatwave kali ini adalah padamnya listrik di sebagian besar wilayah Pakistan.

Departemen Meteorologi Pakistan melaporkan bahwa dibandingkan kota-kota lain di Pakistan, temperatur di Karachi paling ekstrem. ’’Hari ini (kemarin) suhu udara bisa mencapai 44 derajat Celsius. Kondisi ini bisa bertahan sampai Kamis (24/5),’’ kata seorang pejabat meteorologi di ibu kota Pakistan kepada Reuters. Pada 2015, hawa superpanas yang mengepung Karachi membuat sekitar 1.233 nyawa melayang. (hep/c15/dos)


TOPIK BERITA TERKAIT: #cuaca-ekstrem 

Berita Terkait

Waspada Peralihan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bogor

Megapolitan

Topan Mangkhut Hantam Tiongkok, 2,4 Juta Warga Mengungsi

Internasional

Gempa Bumi Susul Badai Jebi

Internasional

Badai Jebi Seret Tanker 2.591 Ton

Internasional

Gerhana Bulan, Awas Gelombang Tinggi

Headline

IKLAN