Sabtu, 17 November 2018 06:09 WIB
pmk

Megapolitan

Hasil Panen Beras Kota Bekasi Capai Ribuan Ton

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Meski pemerintah pusat akan mengimpor beras, Pemerintah Kota Bekasi menyatakan pasokan untuk konsumsi warganya aman. Sebab, belum lama ini ada ribuan ton yang berhasil panen. "Hasil panen kita sebanyak 3.325 ton. Angka itu cukup mengcover seluruh kebutuhan masyatakat Kota Bekasi," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Bekasi, Momon Sulaeman, Jumat (25/5).

Momon menambahkan, dari ribuan ton yang dihasilkan pada panen itu bersumber dari 475 hektar sawag. Pasalnya, setiap hektar sawahnya mampu menghasilkan 7 ton beras. "Makanya setiap kali panen mampu menghasilkan beras sampai ribuan ton," ujarnya.

Namun, Momon mengaku, ada beberapa hasil panen milik petani itu di jual ke luar Kota Bekasi. Tapi hanya beberapa ton beras yang di stok untuk keperluan masyarakat Bekasi. "Paling hanya 10 persen stok yang kita ambil dari hasil panen," ucapnya.

Menurut Momon, panen yang dihasilkan dari Kota Bekasi sebanyak 3 kali dalam setahun. Untuk itu, rencana pemerintah pusat ingin mengimpor beras tidak perlu dilakukan. "Kita kan masih banyak pasokan beras lokal," jelasnya.

Apalagi, kata Momon, kebanyakan petani sudah memiliki tekhnologi penggarap sawah. Sehingga pasokan beras untuk wilayab Kota Bekasi bakal aman. "Karen regulasi panen terus terjadi setiap tahunnya," ujarnya.

Perlu diketahui, untuk konsumsi beras Pemerintah Kota Bekasi sudah memiliki stok sebanyak 5 ton yang disimpan dalam gudang. Pasalnya, setiap hari per kepala keluarga mampu menghasilkan 2 liter sehari.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, Makbullah mengatakan, untuk memberikan ketersediaan kebutuhan pokok sampai lebaran. Nantinya, pasar murah itu disebar di 11 Kecamatan. "Pasar murah ini ditargetkan untuk seluruh masyarakat Kota Bekasi," jelasnya.

Makbullah menanbahkan, sejauh ini untuk persediaan beras di pasar masih stabil termasuk harganya. Bahkan, kata dia, program pasar murah nanti akan bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). "Jadi kalau sudah bekerjasama dengan Bulog kita hanya menjual beras, gula, dan minyak dengan harga lebih murah," tandasnya. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #hasil-panen-beras #momon-sulaeman #pemkot-bekasi 

Berita Terkait

IKLAN