Minggu, 18 November 2018 11:52 WIB
pmk

Nasional

Revisi UU Terorisme Rampung, Ini Komentar Gatot Nurmantyo

Redaktur: Ali Rahman

Gatot Nurmantyo saat bersilaturahmi ke rumah dinas Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah di Jakarta, Jumat (25/5). Foto: Asep Saifi Arfian/Indopos.

INDOPOS.CO.ID - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo turut merespon rampungnya revisi Undang-Undang nomor 15 tahun 2003 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. 

Di mana dalam penangannanya TNI dapat terlibat secara leluasa demi meredam aksi yang ditimbulkan oleh sekelompok oknum tersebut. 

Rapat Paripurna DPR RI, hari ini, Jumat (25/5) akhirnya mengesahkan Revisi Undang-undang (RUU) No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme menjadi Undang-Undang. 

Setidaknya terdapat 15 penambahan substansi pengaturan dalam RUU Antiterorisme dengan tujuan penguatan pengaturan UU No 15 Tahun 2003, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Perubahan signifikan terhadap sistematikan UU No 15 Tahun 2003 yaitu menambah bab pencegahan, bab soal korban, bab kelembagaan, bab pengawasan kemudian soal peran TNI yang itu semua baru dari Undang-Undang sebelumnya.

Seluruh fraksi setuju untuk memasukkan definisi terorisme sebagai berikut. Perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas. Dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap obyek-obyek vital yang strategis. Lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Dengan begitu liku pembahasan RUU Antiterorisme di tingkat DPR RI telah selesai, perjalannya cukup panjang mengingat sudah mulai dibahas pada tahun 2016 lalu. TNI pun lebih leluasa untuk turun langsung dalam penanggulangan terorisme.

"Untuk mekanisme pelibatan TNI sendiri, nantinya diputuskan dalam Peraturan Presiden (Perpres). TNI pasti loyal kepada hukum, karena komando tertinggi TNI adalah hukum," tegas Gatot. (asp)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gatot-nurmantyo #tni #uu-terorisme 

Berita Terkait

Salut untuk TNI

Headline

TNI Dilarang Terjun Politik Praktis

Nasional

Peran TNI dalam Bantuan Bencana Alam Diapresiasi

Nasional

IKLAN