Selasa, 25 September 2018 04:18 WIB
pmk

Hukum

KPK Minta Tambahan 60 Jaksa Penuntut

Redaktur: Ali Rahman

Ketua KPK Agus Rahardjo (keua dari kiri) bersama komisioner KPK lainnya saat berdiskusi dengan media, di Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (25/5). Foto: Emanuel Liu/Indopos.

INDOPOS.CO.ID - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengungkapkan saat ini, pihaknya masih kekurangan tenaga jaksa penuntut.

"Sedikitnya ada 60 jaksa yang kita butuhkan, untuk memaksimalkan penanganan kasus korupsi yang terjadi selama ini," kata Agus Rahardjo kepada media di Gedung Merah Putih, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (25/5).

Hal tersebut sebagai upaya penanganan kasus korupsi baik pencegahan dan penindakan, serta berupaya untuk memperbanyak tim guna memaksimalkan  penangan kasus yang ada.

"Saat ini kita akan memperkecil tim yang ikut dipersidangan. Dengan demikian akan memperbanyak tim, sehingga kasus yang akan ditangani menjadi lebih banyak," ungkapnya.

Selain itu kata Agus, banyak juga tim KPK yang ingin kembali ke Jaksa Agung. "Padahal kita belum mendapat pengganti untuk Jaksa Penuntut Di KPK,"jelasnya.

Target KPK secara ideal adalah mampu menangani 200 kasus dalam kurun waktu 200 kasus. Sehingga dapat membentuk 25 tim.

Dengan banyaknya kasus yang ada, KPK tentu membutuhkan Jaksa yang jauh lebih banyak. Dengan demikian dirinya telah menyampaiak permintaan kepada Jaksa Agung, untuk tenaga jaksa yang dibutuhkan KPK.

"Idealnya KPK membutuhkan tambahan jaksa sekitar 60 orang. Namun hingga saat ini masih belum direspon,"jelasnya.

Untuk penyelidik dan penyidik, sumbernya cukup banyak. Pihaknya mampu melakukan perekrutan baik dari kepolisian, BPKP dan pihak lain. Sementara Khusus jaksa tentu harus berasal dari kejaksaan. (nue)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #basaria-panjaitan #agus-rahardjo #tambahan-jaksa-penuntut 

Berita Terkait

IKLAN