Nasional

Jadi Alat Evaluasi, UNBK SMP Naik 0,33 Persen

Redaktur: Ali Rahman
Jadi Alat Evaluasi, UNBK SMP Naik 0,33 Persen - Nasional

Kemendikbud merilis hasil UN SMP.

INDOPOS.CO.ID - Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sederajat tahun 2018 telah diserahkan ke dinas kabupaten/ kota. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Totok Suprayitno mengatakan, hasil UN  menjadi alat evaluasi sistem pembelajaran.

Menurut Totok, sekolah dengan indeks integritas rendah tahun 2017, ketika beralih ke ujian nasional berbasis komputer (UNBK) nilainya terkoreksi 28,01 poin. Sementara sekolah penyelenggara UNBK selama dua tahun terakhir mengalami kenaikan 0,33 poin.

"UN bukan alat pemetaan, tapi alat evaluasi untuk perbaikan kualitas pembelajaran," ujar Totok Suprayitno di kantornya, Senin (28/5).

Hal yang sama diungkapkan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Kemdikbud Hamid Muhammad. Ia mengatakan, hasil UN untuk perbaikan dua hal, yakni guru dan fasilitas pendidikan.

"Selama ini proses pembelajaran tidak sinkron dengan apa yang diajarkan dan yang seharusnya diajarkan," ujarnya.

Menurut Hamid, perbaikan kompetensi guru harus ditingkatkan. Untuk level musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) pelatihannya tidak diseragamkan. Tetapi merespon topik sesuai kebutuhan.

"Metodenya ke depan lebih optimal dalam merancang model dan melaksanakan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan," ungkapnya. (nas)

Berita Terkait

Headline / Jelang UNBK, Indonesia Timur Belum Terpasang Internet

Megapolitan / SMPN 68 Siap Menghadapi UNBK 2019

Depok / SMP se-Depok Serentak Simulasi UNBK

Nasional / PPDB 2019 Belum Prioritaskan Anak Difabel

Nasional / Penyelenggaraan UNBK di Pulau-pulau Terkendala Listrik


Baca Juga !.