Politik

Cak Imin Setuju KPU Larang Eks Napi Koruptor Masuk Bursa Caleg

Redaktur: Redjo Prahananda
Cak Imin Setuju KPU Larang Eks Napi Koruptor Masuk Bursa Caleg - Politik

Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar. Foto : Jaa Rizka Pradana / INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) bersikeras menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) soal larangan eks narapidana kasus korupsi mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Gagasan ini mendapat dukungan penuh dari  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Dia menilai, gagasan itu positif

"Kami (PKB,red) setuju dengan KPU," ujar Cak Imin, Selasa (29/5) setelah acara Parlemen Mengaji bersama Fraksi PKB DPR dan berbuka puasa bersama dengan anak yatim.

Secara prinsip, Cak Imin melanjutkan, larangan mantan napi koruptor maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019, menjadi komitmen bersama semua untuk membebaskan Parlemen dari mantan napi koruptor. "Kalau tujuan membersihkan parlemen positif, dan saya mendukung.”

Wakil Ketua MPR RI itu juga mengatakan, bila individu atau golongan tertentu keberatan dengan peraturan KPU tersebut, dia mempersilakan melakukan gugatan ke Pengadilan

 "UU  dan sistem hukum  juga mempersilan. Kalau muncul  protes dan menganggap (PKPU) tanpa landasan  hukum silakan digugat," tandasnya.

Menanggapi ide Presiden Jokowi para caleg dari mantan napi koruptor mendapatkan tanda khusus, menurut Cak Imin, cara itu sia-sia."Tanpa perlu menandai masyarakat juga sudah mengetaui calon itu mantan napi atau tidak.” (aen)

Berita Terkait


Baca Juga !.