Ekonomi

Fahri Hamzah dan Alumni UI Berembuk 'Rebut Kembali Reformasi'

Redaktur: Redjo Prahananda
Fahri Hamzah dan Alumni UI Berembuk 'Rebut Kembali Reformasi' - Ekonomi

Fahri Hamzah dan sejumlah tokoh mencetuskan reformasi jilid ke-2 (Foto: Aen/INDOPOS)

INDOPOS.CO.ID - Sekitar 300 alumni UI  tergabung dalam Solidaritas Alumni Universitas Indonesia untuk Bangsa berkumpul dan berembug di kawasan Senayan, Jakarta. 

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menjadi pencetus gerakan ini. Menurut dia, pemimpin sekarang belum bisa mengelola ekonomi dengan baik. 

“Kami ini tidak mau roboh bersama-sama. Kalau bangsa ini roboh, tentu kami semua tidak bisa menerima. Kalau pemimpin sekarang ini tampak tidak bisa mengelola keadaan, terutama masalah ekonomi, mustahil muncul gerakan seperti ini,” ujar Fahri dalam orasi.

Sederet tokoh hadir dalam acara dan ikut bergantian berorasi antara lain,  Hariadi Darmawan (Ketua ILUNI UI  1998 menjadi pendukung gerakan reformasi).

Anggota Dewan Pembina Partai Golkar Fahmi Idris, budayawan Ridwan Saidi, Sri Bintang Pamungkas serta Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

Ketua penyelenggara acara Hidayat Matnur mengatakan, dorongan untuk berkumpul alumni UI ingin berdiskusi dan memunculkan solusi atas permasalahan bangsa. 

“Muncul aksi kekerasan, gejala krisis ekonomi dengan gejolak nilai tukar, pengekangan kebebasan berdemokrasi, kriminalisasi ulama, menjadi masalah-masalah sekarang dan alumni UI tidak ingin tinggal diam,” kata Matnur.

Acara diisi kegiatan buka bersama, orasi, pembacaan puisi dan diskusi. Pada bagian akhir acara, 15 orang perwakilan alumni membacakan Manifesto Alumni UI berjudul "Rebut Kembali Reformasi'.

Butir-butir tuntutan menyoroti penegakan hukum yang kian menganga dan menyisakan ketidak adilan kepada anak bangsanya sendiri. 

Selain itu, reformasi perlu direbut kembali dan perlu dipimpin putra-putri terbaik bangsa. Dalam beberapa pernyatan tokoh, urun rembug diusulkan untuk digulirkan lebih besar setelah Idul Fitri dan dorongan kepada Fahri Hamzah selaku eksponen 98 memimpin gerakan 'reformasi jilid dua'. 

(aen)

Berita Terkait

Nasional / Fahri Anggap Irman Gusman Korban Konspirasi 

Politik / Somasi Pendukung Capres yang Catut Iluni UI

Megapolitan / Uang Kuliah Kedokteran di UI Rp 0 – Rp 500 Ribu

Politik / Fahri: Kotak Suara Kardus Bukan Inovasi

Megapolitan / Marak Kasus Pembunuhan karena Sakit Hati


Baca Juga !.