Senin, 19 November 2018 04:07 WIB
pmk

Internasional

Setelah Empat Tahun tanpa Hasil, Ocean Infinity Akhiri Pencarian MH370

Redaktur:

MASIH MISTERI – Pencarian pesawat boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines, MH370 resmi dihentikan. Ini lantaran selama empat tahun keberadaan pesawat belum juga ditemukan. AFP PHOTO / PAUL

INDOPOS.CO.ID – Setelah dua kali memperpanjang durasi, Ocean Infinity akhirnya menyerah. Selasa (29/5) perusahaan Amerika Serikat (AS) itu resmi mengakhiri pencarian pesawat Boeing 777-200ER milik Malaysia Airlines, MH370. Kini, raibnya pesawat tujuan Beijing Capital International Airport itu akan tetap menjadi misteri.

Melalui pesan tertulis, Oliver Plunkett, chief executive Ocean Infinity, menyampaikan penyesalannya. Dia merasa gagal karena terpaksa mengecewakan kerabat dan keluarga para penumpang pesawat yang hilang pada 8 Maret 2014 itu. ”Saya minta maaf kepada keluarga dan kerabat para korban karena gagal memenuhi harapan mereka,” tuturnya sebagaimana dilansir Associated Press kemarin.

Perusahaan yang berbasis di Texas itu semula hanya akan melakukan pencarian selama 90 hari. Mulai Januari, Ocean Infinity menyisir area seluas 112.000 kilometer persegi untuk mencari pesawat yang mengangkut 239 orang tersebut. Pencarian yang seharusnya berakhir Maret itu diperpanjang pada April dan Mei. Tapi, hasilnya tetap nihil. Padahal, area pencarian sudah empat kali lipat lebih luas dari rekomendasi pakar.

Ocean Infinity mengajukan diri untuk mencari MH370 setelah pemerintah Malaysia di bawah kepemimpinan PM Najib Razak menghentikan pencarian pada 2016. Saat itu, bersama Australia dan Tiongkok, Malaysia sepakat untuk tidak lagi mencari pesawat yang dipiloti Kapten Zaharie Ahmed Shah tersebut. Tiga negara itu hanya akan melanjutkan pencarian jika ada bukti kuat tentang lokasi jatuhnya pesawat.

MH370 yang lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada dini hari itu putus komunikasi dengan menara kendali sekitar 30 menit setelah mengudara. Pesawat diperkirakan lenyap saat berada di langit Laut China Selatan. Tapi, analisis lebih lanjut menyebutkan bahwa pesawat sempat berbelok ke barat dan utara sebelum benar-benar hilang tanpa jejak.

Karena sebagian besar penumpang MH370 adalah warganya, pemerintah Tiongkok pun kemudian aktif terlibat dalam misi pencarian. Australia juga terpanggil untuk ikut mencari pesawat nahas tersebut. Namun, karena kendala teknologi dan biaya, pencarian resmi lantas dihentikan pada 2016. Selanjutnya, misi pencarian diteruskan Ocean Infinity sebelum akhirnya juga menyerah.

”Pencarian selama empat tahun ini merupakan upaya pencarian terlama dan terbesar sepanjang sejarah aviasi. Meskipun segala upaya telah berakhir, kami tetap berharap suatu hari nanti lokasi pesawat tersebut terdeteksi,” terang Menteri Perhubungan Australia Michael McCormack kepada Reuters.

Sejauh ini, tidak ada keterangan jelas tentang hilangnya pesawat yang diawaki 12 warga negara Malaysia tersebut. Kotak hitam pesawat tidak pernah ditemukan dan rekaman komunikasi yang terjalin terlalu singkat untuk bisa dianalisis. Namun, di bawah pemerintahan PM Mahathir Mohamad, Malaysia berjanji untuk memprioritaskan investigasi MH370.

”Ada terlalu banyak teori dan rumor yang sampai ke telinga saya. Saya tidak tahu mana yang benar dan mana yang tidak. Saya harap (Menlu) Julie Bishop bisa mendesak Malaysia untuk membagikan seluruh informasi yang mereka punya tentang MH370,” terang Danica Weeks, warga Australia yang suaminya menjadi korban. Melalui Australian Broadcasting Corp., dia meminta Australia lebih aktif mendesak Malaysia.

Pendapat yang sama dipaparkan Jiang Hui. Pria asal Tiongkok yang ibunya tercatat sebagai salah seorang penumpang MH370 itu berharap Malaysia lebih transparan. ”Jika pemerintahan yang lalu tidak mau menyampaikan informasi sebenarnya, saya harap pemerintahan yang baru ini lebih kooperatif,” ujarnya.

Sementara itu, Grace Nathan yang kehilangan ibunya dalam tragedi tersebut mendesak pemerintah Malaysia kembali melakukan pencarian. Dia tidak mau upaya pencarian pesawat berhenti. ”MH370 bukan sejarah. Pencarian masih bisa dilanjutkan,” desak perempuan berambut panjang tersebut.

Kemarin Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke menyatakan bahwa pihaknya akan memublikasikan informasi lengkap tentang MH370. ”Kami akan merilis laporan terlengkap kepada publik. Tidak akan ada yang kami sembunyikan,” ujarnya sebagaimana dikutip BBC. Namun, dia belum bisa memastikan kapan laporan lengkap itu akan dipublikasikan. (hep/c17/ano/jpg)

Tentang MH370

 

Jumlah penumpang        : 227 orang, termasuk tujuh anak-anak

Jumlah kru                                          : 12 orang, semua warga negara Malaysia

Rute                                                      : Kuala Lumpur–Beijing

Tanggal penerbangan    : 8 Maret 2014

Area pencarian                 : 120.000 kilometer persegi di lautan dan sepanjang 2.000 kilometer pesisir selatan Samudra Hindia

Penyebab                                           : Masih misterius

 

Detik-Detik Menuju Hilang

00:41     waktu setempat               : MH370 lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (dijadwalkan tiba di Beijing pukul 06:30 waktu setempat).

01:07 waktu setempat   : Pesawat mengirimkan transmisi ACARS yang memungkinkan komputer di pesawat berkomunikasi dengan komputer di darat.

01:19 waktu setempat   : Komunikasi terakhir pesawat dengan menara kendali berlangsung selama 12 menit dan diakhiri ucapan pilot/kopilot, ’’Selamat malam Malaysia tiga tujuh kosong.’’

01:20 waktu setempat   : Transponder pesawat mati. Pesawat menghilang dari radar menara kendali dan memasuki zona udara Vietnam di atas Laut China Selatan.

01:21 waktu setempat   : Otoritas penerbangan sipil Vietnam melaporkan bahwa pesawat tidak check in ke menara kendali Ho Chi Minh sesuai jadwal.

 

Sumber: BBC


TOPIK BERITA TERKAIT: #mh370 #malaysia-airlines 

Berita Terkait

IKLAN