Senin, 18 Juni 2018 02:29 WIB
bjb idul fitri

Jakarta Raya

Sidang Kasus Bom Thamrin Dijaga Ketat

Redaktur: Achmad Sukarno

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman mati untuk Aman Abdurrahman alias Oman.

INDOPOS.CO.ID - Ratusan petugas gabungan TNI-Polri mengamankan sidang terdakwa kasus Bom Thamrin dan Bom Kampung Melayu, Aman Abdurrahman. Sebanyak 278 personel gabungan menjaga sidang dalam agenda pembacaan replik yang kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/5).

"Jadi untuk pengamanan sidang aman Aman Abdurrahman sekarang sama dengan pengamanan minggu lalu, dengan jumlah 278 personel," ujar Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Sartono dilokasi.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Pengamanan sidang Aman Abdurrahman kali ini tak jauh berbeda dengan sidang sebelumnya. Sebanyak 278 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Aparat tak berseragam akan lebih banyak berpatroli di luar ruangan sidang.

"Tidak ada penambahan, hanya mungkin polanya yang tadi ada beberapa evaluasi. Untuk beberapa pola pengamanan kita nanti lebih banyak yang tidak berseragam untuk patroli di luar sidang," tambah Budi.

AKBP Budi menuturkan, pihaknya sudah melakukan sterilisasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak pukul 06.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB pada sidang replik Aman Abdurrahman. Usai sidang petugas gabungan pun meninggalkan lokasi dan sidang lainnya tetap berjalan di PN Jakarta Selatan.  (ibl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bom-thamrin #terorisme #aman-abdurrahman #isis 

Berita Terkait

IKLAN