Selasa, 13 November 2018 11:21 WIB
pmk

Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Terima Platinum Awards di Indonesia Human Capital Award 2018

Redaktur: Achmad Sukarno

INDOPOS.CO.ID - BPJS Ketenagakerjaan kembali meraih penghargaan di ajang Indonesia Human Capital Award (IHCA) IV 2018 di Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Rabu (30/05). Kali ini yang diterima adalah Platinum Award yaitu penghargaan dengan nilai tertinggi untuk kategori perusahaan pemerintah.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz. Di tahun sebelumnya, pada ajang yang sama  BPJS Ketenagakerjaan memperoleh penghargaan 1st Best Human Capital 2017 Kategori Government Owned Company dan 1st Best Indonesia Human Capital for Overall 2017. Penghargaan yang diselenggarakan oleh Majalah Economic Review tersebut dialamatkan langsung kepada  Naufal Mahfudz sebagai kategori The Big Top Ten Human Capital Director Indonesia Award  2017.

”Ini sudah penghargaan yang ke-3. Penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras dan peran seluruh sumber daya manusia (SDM) yang  terlibat di BPJS Ketenagakerjaan yang terus berjuang dalam peningkatan manfaat, kualitas pelayanan dan senantiasa berinovasi untuk membangun institusi yang lebih baik,” ujar Naufal Mahfudz. Menurutnya, sebagai badan hukum publik BPJS Ketenagakerjaan menuntut komptensi SDM yang mampu memberi pelayanan prima di seluruh lini.

Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan instansi yang sangat memperhatikan tuntutan revolusi 4.0 yang serba otomatis. Tugas-tugas pelayanan maupun akuisisi di BPJS Ketenagakerjaan kini mulai mengandalkan aplikasi IT dan meninggalkan yang manual. Mahfudz mengakui saat ini pihanya banyak membutuhkan penguatan SDM di bidang IT.

” Kita terus mengembangkan sistem IT in house, maka konsekwensinya kita perkuat di IT,” cetusnya.  Menurutnya, pekerjaan masa depan tidak lagi mengandalkan jumlah SDM tapi kualitasnya dan diukur dengna kompetensi. ”Ini bisa di lihat di BPJS Ketenagakerjaan tahun lalu merekrut 700 SDM baru tetapi tahun ini hanya 460 saja. Karena komptensi-kompetensi SDM dikalahkan oleh digitalisasi,” cetusnya.

Menanggapi BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah instansi yang diperebutkan oleh pencari kerja karena penghasilannya yang menarik, Mahfudz mengatakan bukan sekadar faktor gaji saja. ”Yang paling penting adalah iklim di dalam organisasi. Seperti karyawan kami mendapatkan kesempatan beasiswa dan menempuh S2 ke luar negeri hal-hal seperti ini yang menjadi pertimbangan bagi karyawan menjadi enjoy untuk terus berkarya,” ungkapnya. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan #naufal-mahfudz #best-human-capital-2017 #government-owned-company #penghargaan 

Berita Terkait

IKLAN