Selasa, 19 Juni 2018 04:11 WIB
bjb idul fitri

Lifestyle

Lawar Gurita, Sate Bagi Penggemar Seafood

Redaktur:

LAWAR - Lawar Gurita menjadi menu andalan di Warung Batan Santen, Serangan. Lawar Gurita diolah dari daging Gurita dan disajikan dengan beragam jenis bumbu Bali, sehingga rasanya mengundang selera. KUSUMAYONI/JPG

INDOPOS.CO.ID - Pulau Serangan sangat identik dengan menu olahan hasil lautnya. Jika ingin menikmati  kuliner dengan keluarga, coba di Warung Batan Santen di Jalan Tukad Punggawa No 32 Serangan, Denpasar.

Warung Batan Santen  menjadi salah satu destinasi kuliner bagi penggemar seafood. Tak hanya menu Ikan Bakarnya yang menjadi ciri khas, namun ada olahan Gurita yang menantang selera.

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Pemilik Warung Batan Santen Wayan Arya,  mengatakan, Pulau Serangan saat ini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner favorit bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Bali.

”Potensi dari Pura Serangan adalah hasil laut, sehingga olahan hasil laut segar adalah menjadi komoditi andalan,” jelasnya belum ini.

Karena warung makan yang menjual olahan berbahan dasar ikan sudah sangat banyak, maka Warung Batan Santen memiliki satu jenis menu yang berbeda, yakni olahan Gurita segar yang tetap menggunakan bumbu Bali sebagasi bumbu dasarnya.

Salah satu olahan Gurita yang menjadi andalan di warung Batan Santen ini adalah Lawar Gurita. Lawar Gurita ini, lanjut Arya,  adalah salah satu jenis menu khas Serangan yang diolah dari daging Gurita dan disajikan dengan beragam jenis bumbu Bali atau base genep, selayaknya olahan lawar pada umumnya. Pada olahan Lawar Gurita ini, juga menggunakan bahan tambahan  nangka muda.

Lawar Gurita  salah satu jenis menu tradisional di Pulau Serangan, yang  biasa dihidangkan ketika ada upacara keagamaan ataupun upacara adat. Sehingga, fungsi dari Lawar Gurita ini sama halnya dengan Lawar Babi atau Lawar Ayam.

”Menu Lawar Gurita ini sejak dahulu memang menjadi menu khas Pulau Serangan,” paparnya.

Selain Lawar Gurita, Warung Batan Santen ini, juga memiliki beberapa jenis olahan hasil laut lainnya, seperti  Cumi Asam Manis, Kepiting Asam Manis atau Kepiting Bakar, Ikan Bakar serta Udang Bakar. Sama halnya dengan Lawar Gurita, seluruh menu makanan yang dihidangkan, dimasak dengan menggunakan bumbu khas Bali.

Cumi Bakar Pedas misalnya,  disiram dengan bumbu asam pedas manis khas Warung Batan Santen.

”Untuk bumbu pedas manis ini, kami siapkan sesuai dengan ciri khas masakan Bali, yakni identik dengan rasa pedas dan gurih yang kuat,” tambahnya.

Sebagai salah satu destinasi kuliner di Pulau Serangan, Warung Batan Santen sudah tidak asing lagi bagi para pencinta kuliner lokal. Agus Paramaansa yang ditemui kemarin, mengatakan,  Warung Batan Santen ini menjadi salah satu tujuan kuliner favoritnya jika berkujung ke Pulau Serangan.

”Makan di Warung Batan Santen ini memang sudah menjadi ritual wajib saya, jika ke Pulau Serangan, karena jenis menu seafood yang disediakan cukup beragam,” jelasnya.

Arya yang menjadi pemilik warung, juga mengakui tak hanya warga atau wisatawan lokal yang suka nongkrong, wisatawan asing juga kerap singgah bila berkunjung ke Serangan.

Dikatakannya, untuk menyiasati wisatawan yang tidak terlalu suka dengan rasa pedas, beberapa masakan, seperti Ikan Bakar, Cumi Bakar dan Sate Gurita  bumbunya akan  dipisah dengan hidangan utamanya. Sehingga wisatawan tetap nyaman menyantapnya. (bx/gek/yes/JPR)


TOPIK BERITA TERKAIT: #indoposmakanmakan #kuliner 

Berita Terkait

IKLAN