Minggu, 18 November 2018 09:51 WIB
pmk

Ekonomi

Dukung Kebijakan BI, Bukopin Terapkan GPN

Redaktur:

FOto. Batam Pos

INDOPOS.CO.ID - PT Bank Bukopin (BBKP) meluncurkan Kartu Debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Penerbitan kartu itu bertujuan meningkatkan efisiensi dan menekan biaya transaksi antarbank.

Kartu debit GPN Bukopin tersebut sudah dipersenjatai teknologi chip. Itu membuat kartu debit tersebut anti skimming, PIN online 6 digit untuk memberikan keamanan, dan kenyamanan kepada nasabah dalam bertransaksi. ”Kami telah menerbitkan tiga jenis kartu GPN, yaitu reguler, bisnis dan prioritas. Untuk memperoleh kartu debit berlogo nasional, nasabah dapat melakukan penggantian kartu debit lama dengan kartu debit GPN Bukopin atau dengan membuka rekening baru untuk mendapatkan kartu debit GPN Bukopin di Kantor Cabang Bank Bukopin terdekat,” tutur Direktur Konsumer Bank Bukopin Rivan A Purwantono, di Jakarta, Rabu (30/5).

Ia menambahkan, manajemen berkomiten mendukung program pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia (BI). Mengubah kartu debit Bukopin menjadi GPN. Kartu sebelumnya dikuasai asing memang benar. Terlihat sekali persaingan perangkat electronic data capture (EDC), di sisi lain, pemborosan anjungan tunai mandiri (ATM). ”Dengan berderetnya ATM tidak efektif,” tukas Rivan.

Dalam waktu dekat mesin EDC berlogo GPN sudah bisa digunakan. Untuk diketahui, BI sebagai Bank Sentral telah meluncurkan program GPN. GPN merupakan terobosan dalam menghapus sekat-sekat selama ini diciptakan melalui peraturan masing-masing bank. Di mana, untuk mengakses kebutuhan perbankan dan transaksi hanya bisa dilakukan pada bank sama. Melalui GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa bertransaksi melalui mesin ATM atau EDC bank lain.

GPN merupakan sistem pembayaran jaringan domestik mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional. BI menetapkan kebijakan GPN melalui interkoneksi switching untuk mewujudkan interoperabilitas sistem pembayaran nasional. Sejumlah keuntungan kartu debit GPN misalnya kemudahan, kenyamanan dalam bertransaksi pada ATM dan EDC merchant berlogo GPN.

Selanjutnya, tidak dikenkan biaya transaksi pada seluruh EDC Merchant berlogo GPN, menggunakan teknologi Chip anti skimming, sistem pembayaran terintegrasi dengan jaringan domestik ATM Bersama dan Prima, keamanan data, dan informasi terjaga.

Sementara itu, Deputi Direktur Departemen Elektronifikasi dan GPN Bank Indonesia, Apep M Komara, mengatakan, dengan meluasnya fintech dan e-ommerce, timbul pertanyaaan perbankan ada di mana menyusul digitalisasi. Namun, kini hadir GPN dengan konsep transaksi tidak terfragmentasi dan interkoneksi. ”GPN lebih efisien. Jadi, nanti bawa satu kartu. Kartu GPN bisa berkuasa di dalam negeri. Lebih efisien dan aman. Dengan kartu GPN juga lebih murah maksimum transaksi hanya 1 persen. Sebelumnya mahal, karena ada di luar negeri,” tegasnya.

Apep berharap, secara bertahap dengan menerapkan GPN, Bukopin lebih berlari. "Selanjutnya, bank lain juga melakukan hal sama secara cepat,” harapnya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-bukopin #bank-indonesia 

Berita Terkait

Cegah Melemah, Transaksi Pakai Rupiah

Nasional

IKLAN