Senin, 24 September 2018 03:12 WIB
pmk

Banten Raya

Kasus OTT Hakim PN Tangerang Mulai Disidangkan

Redaktur: Ali Rahman

Sidang perdana kasus OTT Hakim PN Tangerang oleh KPK.

INDOPOS.CO.ID - Pengadilan mulai menggelar sidang perdana kasus gratifikasi yang menyeret hakim PN Tangerang, Wahyu Widya Nurfitri, S.H., M.H dan Panitera PN Tangerang Tuti Atika, S.H di Pengadilan Tindak Pidaa Koripsi (Tipikor) Serang, Kamis (31/5).

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa hakim itu dengan Pasal 12 Huruf c dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terdakwa Wahyu didampingi oleh 13 Pengacara dari Kantor Hukum Acep Saepudin & Partners. 

Acep Saepudin menyampaikan “atas Dakwaan yang telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK kami keberatan. Akan tetapi, karena keberatan kami sudah menyangkut pokok perkara, maka kami tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan tersebut,” ujar Acep kepada INDOPOS.

Dalam dakwaannya, JPU menuliskan bahwa putusan perkara yang ditangani Wahyu Widya Murfitri akan dibacakan pada tanggal 28 Februari 2018. Dadahal faktanya, tanggal 28 itu tidak ada persidangan dan tanggal 28 Februari itu baru musyawaran majelis hakim.

”Jadi sebenarnya gratifikasi itu terjadi setelah musyawarah majelis hakim selesai dan gratifikasi tersebut sebenarnya tidak mempengaruhi putusan, karena tanpa adanya uang itu putusannya memang sudah jadi," ungkapnya.

Karena tidak ada eksepsi, baik dari terdakwa maupun kuasa hukum, ketua majelis hakim PN  Serang menunda agenda persidangan selanjutnya pada tanggal 7 Juni 2018 dengan agenda pemeriksaan saksi dari JPU KPK. (yas)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-hakim-pn-tangerang #acep-saepudin 

Berita Terkait

IKLAN