Rabu, 17 Oktober 2018 05:04 WIB
pmk

Hukum

KPK Perpanjang Penahanan Empat Tersangka Kasus Suap Bupati Bengkulu Selatan

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Dok INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Perpanjangan penahanan kembali dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada empat tersangka yang terlibat dalam kasua suap Bupati Bengkulu Selatan.

"Perpanjangan akanndilakukan selama 40 hari kedepan terhadap 4 tersangak, dimulai tanggal 5 juni 2018 sampai tanggal 14 juli 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada media di kantornya, Kamis (31/5).

Empat tersangka yang dimaksud diantaranya Dirwan Mahmud selaku Bupati  Bengkulu Selatan, Juhari selaku wirawasta, Hendrati selaku wiraswasta dan juga Nursilawati sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Untuk diketahui, Dirwan yang juga Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu diduga telah menerima suap dari Juhari sebesar Rp 98 juta. Suap tersebut terkait dengan lima proyek infrastruktur berupa jalan dan jembatan yang digarap oleh Juhari.

Dalam OTT terhadap Dirwan bersama istri dan keponakannya ini, tim Satgas KPK menyita uang tunai senilai Rp 85 juta dan bukti transfer senilai Rp 15 juta. 

Atas perbuatannya, Dirwan, Hendrati, dan Nursilawati yang menyandang status tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pada 12 huruf b atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Juhari sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. (nue)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bupati-bengkulu-selatan #kpk #febri-diansyah 

Berita Terkait

Pimpinan Daerah Ditahan, Mahasiswa Makan-Makan

Megapolitan

Jabatan Neneng Langsung Dipreteli

Megapolitan

IKLAN