Jumat, 16 November 2018 10:41 WIB
pmk

Nasional

Jokowi Lempar Kebijakan THR DPR ke Senayan

Redaktur: Ali Rahman

Presiden RI, Joko Widodo usai buka puasa bersama di kediaman pribadi Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, Jalan Karang Asem III, nomor 14, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/5)

INDOPOS.CO.ID - Presiden RI, Joko Widodo mengaku sama sekali tak tahu-menahu soal Tunjangan Hari Raya dan Gaji ke 13 untuk para anggota dan pimpinan DPR/ MPR RI.

"Nggak tahu saya," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini saat ditemui usai buka puasa bersama di kediaman pribadi Ketua DPD RI, Oesman Sapta, Jalan Karang Asem III, nomor 14, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/5).

Diketahui, kebijakan soal THR dan Gaji ke 13 pada mulanya dilontarkan oleh Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati (SMI) pada 24 April lalu. Kata SMI, THR dan gaji ke 13 tak hanya diberikan pemerintah kepada pimpinan dan Anggota DPR RI, tapi juga kepada semua pimpinan dan Anggota MPR RI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri, pensiunan, serta pegawai honorer yang bertugas di pusat.

Adapun anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah untuk itu adalah sebesar Rp 35,76 triliun. Anggaran untuk THR akan dicairkan pemerintah pada bulan Juni nanti. Sedangkan untuk tunjangan pensiun maupun gaji ke 13 baru akan dicairkan pada bulan Juli 2018 nanti.

Anehnya, mantan Walikota Solo itu malah melemparkannya ke pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara di Senayan. "Tanyakan ke Pak Ketua DPR atau Pak Ketua DPD," pungkasnya. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #presiden-jokowi #tunjangan-hari-raya #gaji-ke-13 

Berita Terkait

Jokowi Jenguk BJ Habibie di RSPAD

Nasional

Presiden: Idul Adha Momentum Berbagi untuk Lombok

Headline

Tanpa Iriana, Jokowi Salat Ied di Bogor

Nasional

IKLAN