Kamis, 21 Juni 2018 11:47 WIB
bjb idul fitri

Internasional

Malaysia Tangkap 15 Tersangka Teroris

Redaktur:

DIAMANKAN POLISI - Belasan orang yang ditangkap kepolisian Malaysia. Mereka berencana menyerang tempat hiburan dan ibadah di Malaysia. Net

INDOPOS.CO.ID - Polisi antiteror Malaysia menangkap 15 orang tersangka termasuk ibu rumah tangga yang berencana menyerang pemilih non-Muslim di sebuah tempat pemungutan pada pemilihan umum bulan lalu. Hal itu disampaikan oleh inspektur jenderal polisi Mohd Fuzi Harum pada Jumat, (1/6).

"Wanita itu berencana untuk meluncurkan serangan menggunakan mobil, menargetkan pemilih non-Muslim selama pemilihan umum," kata Mohd Fuzi dilansir Channel News Asia, Jumat, (1/6).

BACA JUGA : Viral! Install Aplikasi Lazada sekarang dapat Diskon Hingga 80% dan Gratis Ongkir Selama Ramadhan

Polisi mengatakan, ibu rumah tangga berusia 51 tahun itu juga bermaksud menggunakan mobil untuk menyerang tempat ibadah non-Muslim. Dia juga berencana memasukkan tabung gas di mobil agar menyebabkan ledakan.

Operasi penyerangan yang dilakukan antara 27 Maret hingga 9 Mei di Kuala Lumpur, Selangor, Johor, Kelantan, dan Sabah juga menjaring seorang siswa berusia 17 tahun. "Hal yang menarik adalah penangkapan siswa sekolah menengah, yang diduga menjadi anggota ISIS, yang merencanakan serangan sendirian menggunakan bommolotov di gereja, pusat-pusat hiburan, dan kuil Hindu di sekitar Kuala Lumpur," kata Mohd Fuzi.

Polisi mengatakan, siswa tersebut telah memfilemkan dan melakukan sejumlah pengintaian di beberapa lokasi. Pemuda itu juga telah merekam video peringatan tentang serangan itu dan mengirim klip itu ke tiga grup WhatsApp yang terhubung dengan ISIS dan grup Telegram.

Ia ditangkap satu jam setelah mengunggah video. Polisi juga menangkap tujuh tersangka di Sabah yang merupakan bagian dari perencanaan untuk mendapatkan senjata guna berperang di Kota Marawi, Filipina Selatan.

Jaringan tersebut terdiri dari satu orang Malaysia, empat orang Filipina, dan dua orang Filipina yang bertempat tinggal di Malaysia. Seorang warga Bangladesh berusia 41 tahun, yang memiliki restoran di Bukit Bintang, juga ditangkap karena menyelundupkan senjata untuk teroris internasional.

Ada juga pasangan dari Afrika Utara yang terjaring dalam operasi penyerangan, mereka ada di daftar buruan negara asal mereka sebagai tersangka teror ISIS. Mereka dideportasi pada 14 April ke negara asal mereka. (iml/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #terorisme 

Berita Terkait

IKLAN